Olahraga

Satu jari kaki mengubah segalanya dalam laga Australia melawan Mesir

Jakarta, Maret.id — Tim nasional Mesir berhasil melanjutkan langkah mereka ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah bermain imbang 1-1 melawan Iran pada pertandingan terakhir babak penyisihan grup yang berlangsung di Seattle.

Dengan hasil tersebut, Mesir menempati posisi kedua di Grup 7 dengan total 5 poin, hanya tertinggal dari Belgia yang menjadi pemuncak klasemen berkat selisih gol yang lebih baik. Dalam pertandingan tersebut, Mahmoud Saber mencetak gol untuk Mesir, namun Iran berhasil menyamakan kedudukan lewat Ramin Rezaeian.

Kehadiran VAR menjadi sorotan utama saat gol Iran yang tercipta di menit-menit terakhir dianulir karena offside. “Gol itu dibatalkan, jadi Mesir akan menghadapi Australia di Arlington,” kata [perwakilan media].

Media Australia, seperti SBS News, melaporkan, “Belgia menghancurkan Selandia Baru 5-1 dan memuncaki grup, sementara pertandingan antara Mesir dan Iran berakhir imbang 1-1.” Penulis juga menambahkan, “Dengan pembatalan gol Iran oleh VAR, Mesir sukses lolos sebagai runner-up.”

Laporan dari 7NEWS menekankan drama yang terjadi di detik-detik akhir pertandingan, dengan menyebut pembatalan tersebut hanya sejarak seujung jari kaki. “Mesir menjadi lawan berikutnya bagi The Socceroos. Mohamed Salah masih diragukan tampil karena cedera,” kata [sumber].

Football360 menulis, “Kini sudah pasti: lawan The Socceroos di babak 32 besar adalah Mesir yang dipimpin oleh Mohamed Salah.” Penampilan tersebut menjadi yang pertama untuk Mesir lolos ke fase knockout turnamen besar setelah waktu yang lama.

Menyikapi keberhasilan tim Mesir, penggemar sepak bola di Indonesia terlihat antusias. “Saya berharap Mesir bisa tampil maksimal melawan Australia, terutama jika Mohamed Salah fit untuk bermain,” ujar Dedi, seorang penggemar sepak bola asal Jakarta.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button