Setelah pengunduran diri Al

Jakarta, Maret.id — Federasi Sepak Bola Arab Saudi (PSSA) mengumumkan syarat dan ketentuan untuk pencalonan ketua dewan direksi, setelah Yasser Al-Misehal mengundurkan diri. Pengunduran diri Al-Misehal menyusul kekalahan tim nasional Saudi di babak penyisihan grup Piala Dunia 2026.
Keputusan ini membuka peluang bagi pemilihan dewan direksi baru yang akan memimpin sepak bola Saudi ke depan. Periode mendatang akan dipenuhi berbagai kompetisi penting, termasuk Piala Teluk 2026 dan Piala Asia 2027.
PSSA menetapkan bahwa calon ketua dewan direksi harus memiliki pengalaman kepemimpinan di sepak bola selama minimal dua tahun dalam lima tahun terakhir. Selain itu, calon wajib berwarganegara Saudi dan menetap di Kerajaan.
Calon juga harus memiliki gelar sarjana serta kemampuan berbahasa Inggris, hal ini penting untuk komunikasi dengan federasi internasional. PSSA menyatakan bahwa calon tidak boleh memiliki catatan pelanggaran moral yang dapat merugikan integritas dan kehormatan.
Batas usia calon ditetapkan minimal 28 tahun dan maksimal 70 tahun untuk proses pencalonan. PSSA berencana untuk segera mengumumkan jadwal pendaftaran calon serta pelaksanaan pemilihan.
Langkah ini menjadi awal untuk memilih dewan direksi baru yang akan menggantikan Yasser Al-Misehal yang telah menjabat selama tujuh tahun. Melihat perkembangan ini, mantan pemain tim nasional menyatakan, “Saya berharap pemimpin baru dapat membawa perubahan positif bagi sepak bola Saudi.” kata Indra Sjafri, Pelatih Sepak Bola Indonesia. Reaksi ini juga mencerminkan harapan para penggemar sepak bola lokal yang sangat menginginkan kemajuan di dunia sepak bola.





