DPR Desak Pengusutan Tuntas Kasus Intimidasi Dokter Elisa

Jakarta, Maret.id — Proses penyelidikan dan penegakan hukum terkait kasus dugaan perundungan terhadap dr. Elisa Princilia Utami Pakaenoni diharapkan berlangsung menyeluruh. Hal ini penting agar insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.
Ketua DPR RI sekaligus Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani, menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh terhenti di tengah jalan. “Seluruh fakta harus diungkap secara terang melalui proses hukum,” tegas Puan dalam keterangan pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa, 30 Juni 2026.
Terkait kemungkinan sanksi terhadap kader PDIP yang terlibat, Puan menyampaikan bahwa setiap partai memiliki mekanisme internal untuk menangani masalah anggotanya. “Namun yang pasti, sanksi hukum atau penyelidikan harus dilakukan sampai tuntas,” imbuh Puan.
Sebelumnya, anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara dari Fraksi PDIP, Veronika Lake, diduga melakukan intimidasi terhadap dr. Elisa Princilia Utami Pakaenoni saat menangani pasien korban gigitan ular.
Kasus ini mendapat perhatian khusus setelah dr. Elisa, yang akrab disapa Dokter Icha, dilaporkan meninggal dunia. Dugaan intimidasi yang dialaminya memicu desakan agar aparat penegak hukum segera mengusut perkara ini secara menyeluruh.





