Politik

Jangan Jadikan Program MBG Alat untuk Perkaya Diri Politisi

Jakarta, Maret.id — Program Makan Bergizi (MBG) yang menjadi andalan pemerintah dinilai harus dilaksanakan sesuai dengan tujuan awalnya. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh pengamat politik Adi Prayitno saat menanggapi isu keterlibatan beberapa kader partai politik dalam pengelolaan dapur MBG. “Program makan bergizi itu jangan diorientasikan untuk cari untung karena program MBG harus diorientasikan sebagai upaya niat baik pemerintah untuk membantu adik-adik kita yang membutuhkan,” kata Adi.

Dia menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk mengatasi kekurangan gizi, menghilangkan stunting, serta menciptakan ekosistem ekonomi. “Bagi saya ini gagasan bagus yang mesti dibela,” imbuh Adi melalui kanal YouTube miliknya pada Kamis, 2 Juli 2026.

Namun, Adi juga menegaskan pentingnya pengawasan yang ketat di lapangan. Apabila ada pihak yang menyalahgunakan kewenangan dalam pengelolaan dapur MBG, terutama yang terafiliasi dengan partai politik, aparat penegak hukum harus mengambil tindakan tegas. “Kalau memang betul ada orang yang mengelola dapur MBG, apalagi terafiliasi dengan partai politik tertentu dan menyalahgunakan wewenang sehingga berpotensi korupsi, ya harus ditindak,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penggunaan anggaran negara melalui APBN harus dipertanggungjawabkan dan tidak untuk kepentingan pribadi. “Kalau hari ini ada yang mengelola MBG pikirannya cari untung, itu kan menyakiti hati rakyat,” pungkasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button