Politik

Husen Siap Kawal Keluhan Petani dan Pemberdayaan UMKM di Lamongan

Jakarta, Maret.id — Komitmen untuk meratakan pembangunan di wilayah Lamongan Selatan menjadi fokus utama Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Lamongan, Husen, S.Ag, M.Pd. Dalam Reses Tahap II, ia turun langsung menyerap aspirasi masyarakat di Kecamatan Sambeng, Jumat (3/7/2026).

Sebagai politisi senior dari PDI Perjuangan, Husen menekankan pentingnya mendorong kesejahteraan petani hutan serta memperkuat ketahanan pangan. Ia juga berambisi mengembangkan wisata berbasis pelestarian cagar budaya di kawasan selatan.

Husen menyoroti pemenuhan hak pupuk bersubsidi bagi petani hutan sebagai isu penting. “Pemerintah Kabupaten perlu melakukan penataan dan pendataan ulang secara menyeluruh terkait kebutuhan pupuk bersubsidi ini,” tegas Husen.

Ia mendorong para petani hutan untuk tidak khawatir mengenai hak kelola lahan. “Pemerintah dan KPH sudah memberikan kewenangan kelola yang sah,” imbuhnya. Ia juga mengingatkan untuk menjaga lahan hutan cagar dan kawasan resapan air agar tidak dialihfungsikan.

Masyarakat Dapil II pun mengusulkan penguatan sektor pertanian melalui bantuan alat mesin pertanian dan pembangunan infrastruktur. Semua usulan ini akan diinput ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk penyusunan Rencana APBD 2028.

“Sebagai wujud keadilan sosial, kami akan memastikan hampir setiap desa menerima program pokok-pokok pikiran pada anggaran tahun 2026 dan rencana 2027,” tutur Husen.

Di sektor perhubungan, Husen mengapresiasi Pemkab Lamongan atas realisasi program Jamula (Jalan Mantap Alus Lamongan). Ia mencatat proyek ruas jalan Mantup – Ngimbang hampir selesai dengan menggunakan dana APBD.

“Jalan Poros Strategis Kabupaten akan dilakukan secara bergiliran dan bertahap,” sambungnya. Ia menandaskan pentingnya jalur Sumberwudi – Wonorejo yang menghubungkan langsung Desa Pataan.

Husen juga membawa misi pemulihan ekonomi kreatif melalui pengembangan sektor pariwisata dan pemberdayaan UMKM. “Antara lain reruntuhan situs candi bersejarah dan taman Airlangga,” tutur Husen.

Ia berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata untuk merumuskan rencana pengembangan yang lebih matang. “Wisata di wilayah selatan Lamongan kini mulai tumbuh subur,” imbuhnya.

Langkah Husen mendapatkan respons positif dari masyarakat. Kepala Desa Pataan, Bakri Cahyo Utomo, mengapresiasi perhatian Husen terhadap potensi desanya. “Komitmen beliau sangat kami rasakan manfaatnya,” tuturnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button