Politik

DPC PDIP Madiun Gelar Pelatihan Memasak untuk Peluang Usaha

Jakarta, Maret.id — DPC PDI Perjuangan Kota Madiun baru-baru ini menggelar pelatihan memasak bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan yang akan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha, sekaligus memperkuat pemberdayaan UMKM.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Madiun pada hari Minggu, 5 Juli 2026, diikuti oleh 30 peserta dari masyarakat umum. Pelatihan ini dipandu oleh Indah MNT, yang mengajarkan berbagai menu, termasuk nasi liwet Sunda, tempe bacem, tahu bacem, dan ayam bakar bumbu rujak.

Menu yang diajarkan mengadaptasi semangat resep Mustika Rasa untuk melestarikan kekayaan kuliner Nusantara. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Inda Raya, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan komitmen partai dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, terutama perempuan, melalui peningkatan keterampilan bernilai ekonomi.

“Harapan kami, ilmu yang diperoleh peserta tidak hanya diterapkan untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga bisa dikembangkan menjadi peluang usaha sehingga mampu menambah penghasilan keluarga,” ujar Inda.

Menurutnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi, dibuktikan dengan adanya 12 orang dalam daftar tunggu yang belum dapat diakomodasi. Ia menambahkan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai kerakyatan Bung Karno melalui pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri secara ekonomi.

Usai pelatihan, peserta menikmati makan bersama dalam suasana liwetan yang diakhiri dengan lomba menghias nasi liwet. Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong dan mempererat kebersamaan antara masyarakat dan kader partai.

Melihat tingginya minat masyarakat, DPC PDI Perjuangan Kota Madiun berencana untuk menyelenggarakan pelatihan serupa dengan variasi menu yang berbeda melalui kerja sama dengan Bumbu Bamboe.

Wakil Ketua Bidang Industri, Perdagangan, BUMN, Investasi, Koperasi, UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Ekonomi Digital DPC PDI Perjuangan Kota Madiun, Usman Ependi, menilai pelatihan ini tidak hanya menambah keterampilan peserta, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM di Kota Madiun.

“Melalui momentum Bulan Bung Karno, kami ingin menunjukkan bahwa PDI Perjuangan tidak hanya melaksanakan kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan program yang berdampak nyata bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” tegas Usman.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas produk, mengembangkan usaha, serta membuka peluang usaha baru yang mampu menambah pendapatan keluarga.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button