Persinga Promosi ke Liga 3, Mas Antok Ajak Warga Dukung dan Doakan

Jakarta, Maret.id — Wakil Bupati Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ngawi untuk memberikan doa dan dukungan kepada Persinga Ngawi. Hal ini disampaikan setelah tim memastikan lolos ke babak semifinal Liga 4 Nasional 2026 dan mengamankan tiket promosi ke Liga Nusantara musim depan.
Mas Antok menyampaikan ajakannya setelah Laskar Ketonggo berhasil menahan imbang PSN Ngada dalam laga pamungkas Grup B babak delapan besar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, pada Minggu (5/7/2026). Hasil ini meloloskan Persinga ke semifinal dan menjamin promosi ke liga yang lebih tinggi.
“Atas kerja keras manajemen, pelatih, dan seluruh pemain, alhamdulillah pada pertandingan terakhir babak delapan besar ini kita tidak hanya memastikan promosi ke Liga 3, tetapi juga memastikan masuk empat besar nasional Liga 4,” kata Mas Antok, yang juga menjabat CEO Persinga Ngawi.
Ia berharap perjuangan Persinga tak berhenti di semifinal, dan menganggap dukungan masyarakat sebagai energi tambahan bagi tim. “Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Ngawi agar Persinga bisa menutup kompetisi Liga 4 musim ini dengan hasil yang maksimal,” imbuhnya.
Persinga mengantongi empat poin di babak delapan besar, yang membawa Laskar Ketonggo melangkah ke semifinal sebagai salah satu dari empat tim terbaik Liga 4. Menurut Mas Antok, keberhasilan ini tidak datang begitu saja.
“Semua tidak bisa dicapai dalam waktu singkat. Ada proses yang panjang dan berbagai kendala yang harus kami hadapi bersama,” tegasnya. Ia juga menyatakan bahwa Persinga merupakan aset bersama milik masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Ngawi, sehingga prestasi klub harus dijaga secara kolektif.
“Persinga adalah aset masyarakat Kabupaten Ngawi. Maka menjadi tanggung jawab kita semua untuk menjaga dan membesarkannya agar tetap menjadi ikon Kabupaten Ngawi,” sambungnya.
Mas Antok berharap promosi ke Liga Nusantara menjadi momentum kebangkitan Persinga untuk mencapai prestasi di tingkat nasional, seperti yang pernah diraih pada 2015 ketika tim menjadi runner-up Piala Kemerdekaan.





