Politik

Percepatan Waste to Energy sebagai Solusi Sampah Nasional

Jakarta, Maret.id — Anggota Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Shanty Alda Nathalia, menegaskan bahwa isu sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan metode pengangkutan dan penimbunan.

Ia menyatakan bahwa peningkatan volume sampah yang terus meningkat di berbagai daerah memerlukan pendekatan yang lebih inovatif daripada sekadar pembuangan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Kita perlu mendorong pengembangan waste to energy sebagai salah satu solusi mengurangi timbunan sampah sekaligus memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan energi,” ujar Shanty kepada wartawan pada Jumat, 10 Juli 2026.

Menurutnya, inovasi dalam pengelolaan sampah sangatlah penting, apabila ingin mengurangi timbunan dan juga menciptakan manfaat ekonomi dengan memanfaatkan energi.

“Ini juga mendukung transisi menuju ekonomi sirkular dan ketahanan energi,” imbuhnya.

Dalam kunjungan kerja BKSAP DPR ke Surabaya, Shanty melihat penerapan sistem teknologi waste to energy (WTE) sebagai contoh yang dapat diadopsi oleh daerah lain untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan.

“Pilihannya sangat beragam, mulai dari teknologi yang menghasilkan listrik hingga teknologi yang dapat menghasilkan bahan bakar, antara lain melalui pirolisis,” jelasnya.

Shanty mengemukakan bahwa Indonesia memiliki karakteristik wilayah dan komposisi sampah yang berbeda-beda, sehingga pendekatan pengembangan waste to energy juga harus disesuaikan.

“Pemerintah daerah perlu diberikan ruang untuk memilih teknologi yang paling sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa dalam mengembangkan waste to energy di daerah, dibutuhkan dukungan kebijakan yang terintegrasi untuk menciptakan kepastian hukum dan meningkatkan kepercayaan investor.

“Dengan dukungan regulasi yang kuat, sampah tidak lagi dipandang sebagai beban lingkungan, tetapi sebagai sumber daya yang dapat mendukung ekonomi sirkular, ketahanan energi, dan pembangunan berkelanjutan,” tambahnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button