Politik

DPC PDIP Kota Kediri Apresiasi Lomba Desain Bulan Bung Karno

Jakarta, Maret.id — DPC PDI Perjuangan Kota Kediri mengapresiasi partisipasi puluhan peserta dalam lomba desain Bulan Bung Karno. Tingginya kualitas karya yang dikirim mendorong panitia untuk menambah kategori penghargaan sebagai pengakuan atas kreativitas generasi muda.

Kompetisi tersebut diadakan untuk memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan ide dan bakat melalui karya desain. Pengumuman pemenang dilaksanakan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Kediri pada Minggu (12/7/2026) malam.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Yoga Pratama Putra, mengungkapkan bahwa kualitas karya melebihi ekspektasi. Sekitar 30 hingga 40 desain diterima, sehingga dewan juri harus bekerja ekstra untuk menentukan pemenangnya.

“Yang paling pusing justru dewan jurinya karena karya-karya yang masuk sangat bagus. Karena itu kami menambah kategori penghargaan hingga Juara Harapan sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta,” tutur Yoga.

Ia menegaskan bahwa partai politik memiliki peran penting dalam membuka ruang bagi anak muda untuk menyalurkan kreativitas dan menyampaikan gagasan kepada pemerintah melalui jalur politik yang sehat.

Yoga berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan agar semakin banyak generasi muda yang berani menunjukkan kemampuan dan karya terbaik mereka.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Kediri, Sunarsiwi Kurnia Ganik Pramana, juga menyampaikan apresiasinya. Ia menilai lomba desain kaus bertema Bung Karno sebagai terobosan baru yang disambut baik oleh kalangan anak muda.

Kedepannya, ia berharap ruang kreativitas tersebut dapat diperluas dengan kompetisi yang lebih beragam dan melibatkan lebih banyak peserta pada peringatan Bulan Bung Karno tahun depan.

Salah satu peserta, Farah Dista, alumnus Desain Komunikasi Visual (DKV) UPN Veteran Jawa Timur, berhasil meraih Juara I. Ia mengaku terpesona untuk ikut lomba setelah melihat informasi melalui media sosial DPC PDI Perjuangan Kota Kediri.

“Alhamdulillah bisa meraih Juara I. Saya senang karena kompetisi ini sesuai dengan passion saya sebagai desainer,” kata Farah.

Memiliki pengalaman bekerja sebagai desainer grafis, Farah menilai lomba ini efektif menjangkau generasi muda yang akrab dengan dunia digital.

Dia menganggap ruang kreatif seperti ini tidak hanya sebagai ajang pencarian pemenang, tetapi juga tempat berkumpulnya ide, keberanian berkarya, dan semangat anak muda untuk terus berkembang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button