Tahun Ajaran Baru, Pendidikan untuk Semua Anak Bangsa

Jakarta, Maret.id — Anggota DPR RI, Meity Rahmatia, menyampaikan selamat kepada seluruh anak-anak Indonesia yang mulai bersekolah. Ia juga mengingatkan akan haru dan bahagianya para orang tua yang mengantarkan anak-anak mereka ke sekolah pada hari pertama.
“Selamat kepada seluruh anak-anak kita, generasi pelanjut yang hari ini menapaki dunia barunya, yaitu dunia sekolah,” tuturnya. Ia menghargai peran orang tua yang berhasil mengantarkan anak-anak mereka memasuki pendidikan dari dasar hingga atas.
Meity mengungkapkan harapannya agar pendidikan di Indonesia semakin maju dan dapat diakses oleh seluruh anak bangsa dengan adil, serta menghormati hak asasi setiap siswa. Ia menghargai upaya pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan, namun menegaskan bahwa akses pendidikan dasar dan menengah belum menyentuh seluruh segmen masyarakat.
“Semoga di momen ini, harapan itu akan terwujud,” imbuhnya. Data pada 1 April 2026 menunjukkan jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Indonesia mencapai 3.966.858 anak, dengan pelbagai alasan, mayoritas disebabkan oleh faktor ekonomi.
“Angka yang sangat besar. Kita semua berharap, pertengahan hingga akhir 2026 data tersebut berkurang,” jelas Meity. Dia menekankan pentingnya Program Indonesia Pintar dan visi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan pendidikan yang lebih merata.
Meity menegaskan kembali pentingnya pendidikan yang berperspektif hak asasi manusia (HAM). Dia menyatakan bahwa pengintegrasian perspektif ini ke dalam kurikulum dan budaya sekolah dapat menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
“Pendidikan berperspektif HAM termasuk pembangunan lingkungan sekolah yang nyaman dan aman,” sambungnya. Ia menekankan bahwa tidak hanya aspek fisik yang perlu diperhatikan, tetapi juga aspek sosial, seperti menghindari intimidasi, kekerasan, dan penyalahgunaan wewenang di sekolah.





