Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini untuk Pesepak Bola Berkualitas

Jakarta, Maret.id — Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mengajak penyelenggaraan turnamen sepak bola usia dini dilakukan secara rutin. Hal ini dianggap penting untuk pembinaan atlet muda di kota tersebut.
Pernyataan itu disampaikannya menjelang Turnamen Progresif yang memperebutkan Piala Ketua DPRD Surabaya, yang akan digelar di Lapangan Poral, Lidah Wetan, pada 25-26 Juli 2026. Ajang ini diikuti oleh 30 tim Sekolah Sepak Bola (SSB) dengan kategori Kelompok Umur (KU) 10 dan KU-12.
“Pembinaan atlet usia muda harus didukung kompetisi yang rutin. Dari sana akan tumbuh mental juara sekaligus sportivitas,” tutur Syaifuddin.
Legislator yang akrab disapa Kaji Ipuk itu menilai, Surabaya memiliki sejarah panjang dalam melahirkan pesepak bola nasional. Oleh karena itu, pembinaan pemain usia dini perlu diperkuat melalui kompetisi yang berkesinambungan.
Menurutnya, turnamen berfungsi tidak hanya untuk mencari prestasi, tetapi juga untuk membangun karakter dan daya saing. Pengalaman bertanding juga penting bagi para pemain muda yang kelak akan menjadi regenerasi sepak bola Kota Pahlawan.
Ia berharap Turnamen Progresif yang diasuh PS Mitra Surabaya mampu menghasilkan bibit-bibit pesepak bola berpotensi yang dapat mengharumkan nama Surabaya dan Indonesia di masa depan.
“Semoga dalam turnamen ini lahir pemain-pemain hebat yang membanggakan Kota Surabaya dan Indonesia. Selamat bertanding dan tetap junjung tinggi sportivitas,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Umum PS Mitra Surabaya, Abdullah, menegaskan bahwa pembinaan usia dini adalah fondasi utama untuk kelahiran pesepak bola profesional. Ia menekankan bahwa kompetisi yang konsisten adalah kebutuhan untuk memastikan proses pembinaan berjalan secara berkelanjutan.
Abdullah juga menyatakan, selain mengasah kemampuan teknik, turnamen memberikan pengalaman bertanding yang krusial saat para pemain muda menghadapi lawan dari berbagai sekolah sepak bola.
Turnamen, yang telah mendapatkan rekomendasi dari PSSI Surabaya, akan menggunakan sistem setengah kompetisi yang dilanjutkan dengan babak gugur. Selama dua hari pelaksanaan, sebanyak 30 tim SSB akan bersaing memperebutkan Piala Ketua DPRD Surabaya. Ajang ini diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan sepak bola usia dini di Kota Pahlawan.





