Mas Dhito Gandeng Dekopinda Tingkatkan Minat Anak Muda Berkoperasi

Jakarta, Maret.id — Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menggandeng Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Kediri untuk merumuskan program guna menarik minat generasi muda berpartisipasi dalam koperasi. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat regenerasi koperasi serta mendorong anak muda terlibat dalam kegiatan ekonomi produktif.
Dalam acara Sarasehan Perkoperasian yang berlangsung pada Rabu (22/7/2026) di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Hanindhito menyampaikan komitmennya. “Regenerasi menjadi tantangan utama gerakan koperasi,” tegasnya.
Saat ini, sebagian besar anggota koperasi di Kabupaten Kediri masih didominasi oleh masyarakat berusia di atas 40 tahun. Keterlibatan generasi muda, menurutnya, masih tergolong rendah.
Hanindhito menambahkan bahwa koperasi dengan semangat gotong royong dapat menjadi alternatif ekonomi yang sehat, terutama di tengah meningkatnya fenomena pinjaman online dan judi online yang kerap menjerat kalangan usia produktif. “Usia 40 tahun ke bawah ini harus kita berikan pemantik supaya mereka tertarik (berkoperasi) dan ini menjadi tantangan bagi kita ke depan,” ungkapnya.
Data dari Pemerintah Kabupaten Kediri menunjukkan terdapat 1.004 koperasi aktif, dengan kontribusi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Kediri mencapai sekitar Rp466,6 miliar pada akhir 2025. Kontribusi terbesar berasal dari Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI), koperasi simpan pinjam, dan Koperasi Unit Desa (KUD).
Hanindhito berharap koperasi di Kabupaten Kediri dapat terus berkembang dan menjadi wadah ekonomi yang relevan bagi generasi muda. “Saya berharap koperasi yang ada di Kabupaten Kediri ini tidak stagnan dan terus berjalan,” ujarnya.
Di sisi lain, Ketua Dekopinda Kabupaten Kediri Buat Santoso mengatakan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti arahan tersebut dengan menggelar pelatihan perkoperasian bagi generasi muda. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan minat anak muda untuk bergabung dalam koperasi, sehingga proses regenerasi organisasi dapat berjalan lebih optimal.





