Manuver Pemkab Blitar: Koalisi Penguatan Pendidikan Keagamaan!

Jakarta, Maret.id — Bupati Blitar, Rijanto, berharap lembaga pendidikan keagamaan menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi yang unggul, mandiri, inovatif, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama. Harapan tersebut disampaikan dalam acara peringatan Milad ke-13 Yayasan Al Mahmud Bacem yang berlangsung di halaman MI Plus Al Mahmud, Desa Bacem, Kecamatan Ponggok, pada Kamis (14/5).
Kehadiran Tokoh Masyarakat dan Pimpinan Yayasan
Momentum penting ini dihadiri oleh sejumlah tokoh agama, pengurus yayasan, wali murid, serta masyarakat setempat. Acara tersebut diwarnai dengan penampilan religius dari para siswa yang semakin menambah suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.
Rijanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Blitar dalam mendukung penguatan pendidikan berbasis karakter dan nilai-nilai keagamaan. Ia menyatakan bahwa pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademis, namun harus mampu membangun karakter moral dan spiritual generasi muda.
Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Menghadapi Tantangan Zaman
“Pendidikan harus mampu membentuk karakter dan akhlak generasi muda sebagai bekal untuk menghadapi tantangan zaman,” kata Rijanto. Dalam kesempatan ini, ia juga memberikan apresiasi atas perjalanan Yayasan Al Mahmud yang telah aktif selama 13 tahun dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengabdian sosial masyarakat.
Rijanto menjelaskan bahwa lembaga pendidikan berbasis Islam memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang kuat baik secara intelektual maupun spiritual. “Selamat dan sukses atas Milad ke-13 Yayasan Al Mahmud. Semoga momen ini dapat menjadi tonggak untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, dakwah, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Sinergi Antara Pemerintah dan Lembaga Pendidikan Keagamaan
Politisi PDI Perjuangan ini juga mengucapkan terima kasih kepada semua pendiri dan pengurus yayasan atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan di Kabupaten Blitar. Menurutnya, pembangunan daerah yang berkelanjutan harus didukung oleh kualitas sumber daya manusia yang baik.
“Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan adalah kunci untuk menciptakan generasi yang berkarakter dan memiliki daya saing,” tambah Rijanto. Ia berharap generasi muda yang lahir dari lembaga pendidikan Islam dapat membawa Kabupaten Blitar menuju kemajuan yang lebih baik.
Sebagai penutup, peringatan Milad ini tidak hanya merupakan momen refleksi bagi Yayasan Al Mahmud, tetapi juga merupakan panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung penguatan pendidikan keagamaan demi masa depan bangsa yang lebih gemilang.





