PDIP Kabupaten Madiun Targetkan Musran Selesai Awal Agustus

Jakarta, Maret.id — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun mengumumkan target penyelesaian Musyawarah Ranting (Musran) pada awal Agustus 2026. Hal ini merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi dan struktur partai hingga tingkat desa.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, menyatakan bahwa target ini merupakan respon terhadap instruksi DPD PDI Perjuangan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat mesin partai menjelang berbagai agenda politik mendatang.
“Kabupaten Madiun termasuk salah satu wilayah yang cukup kuat bagi PDI Perjuangan. Karena itu, sesuai instruksi DPD, pelaksanaan Musran harus selesai pada awal Agustus,” ujar Fery.
Ia menjelaskan bahwa mulai Rabu (29/7/2026), DPC bersama jajaran PAC akan menginisiasi Musran secara bergiliran di seluruh kecamatan. Selain memilih kepengurusan, agenda ini juga mencakup pembentukan pengurus ranting dan anak ranting di tingkat desa.
“Alhamdulillah, prosesnya berjalan. Mulai Rabu besok, kami akan melakukan kegiatan secara bergiliran di masing-masing PAC atau kecamatan untuk melaksanakan Musran dan pembentukan pengurus ranting serta anak ranting di desa-desa,” imbuh Fery.
Fery juga menekankan bahwa percepatan Musran menjadi momentum untuk menyiapkan regenerasi kader. DPC meminta seluruh PAC untuk membuka ruang bagi kader muda agar terlibat dalam kepengurusan ranting, tanpa mengabaikan peran kader senior.
“Penekanan kami kepada teman-teman PAC adalah agar mulai menyiapkan kader-kader muda,” tegasnya.
Menurutnya, pengalaman dan militansi kader senior tetap merupakan fondasi penting bagi partai. Namun, regenerasi harus berjalan agar estafet kepemimpinan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
“Dalam kepengurusan ranting, kami berharap ada regenerasi dan keterlibatan kader muda. Bukan berarti kami mengesampingkan kader yang lebih senior, tetapi regenerasi memang harus disiapkan sejak sekarang,” jelasnya.
Fery menambahkan bahwa kaderisasi ini merupakan investasi politik organisasi dalam menyongsong Pemilu 2029. Kader yang disiapkan diharapkan tidak hanya mengisi struktur, tetapi juga memiliki militansi dan kemampuan untuk menggerakkan partai di tengah masyarakat.
“Kami harus menyiapkan kader-kader untuk menghadapi 2029. Kader yang militan dan memiliki semangat perjuangan sehingga PDI Perjuangan benar-benar memiliki kader pelopor yang siap melanjutkan perjuangan partai,” tandasnya.
Dengan target penyelesaian Musran pada awal Agustus, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun optimistis bahwa konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting dan anak ranting akan semakin solid. Hal ini diharapkan dapat melahirkan kader-kader penerus yang siap menghadapi agenda politik mendatang.





