Olahraga

Arbeloa incar bintang ketiga dari Real Madrid

Jakarta, Maret.id — Fulham FC terus berupaya memperkuat skuadnya dengan merekrut bakat-bakat dari akademi Real Madrid. Mereka kini membidik gelandang muda, Thiago Pitarch, sejalan dengan strategi pelatih Alvaro Arbeloa untuk membangun tim dari para pemain yang pernah ia latih di Valdebebas.

Menurut surat kabar Spanyol “Marca”, Fulham sedang mencoba merekrut Pitarch, tetapi prosesnya lebih lambat dibandingkan dengan dua transfer sebelumnya. Hal ini disebabkan sang pemain masih dalam pemulihan cedera lutut, sekaligus Fulham mencari opsi lain untuk memperkuat lini tengah tanpa terburu-buru.

Ketertarikan Fulham terhadap Pitarch muncul setelah mereka berhasil mengamankan Gonzalo Garcia dan Cesar Palacios dari akademi Los Blancos. Kesepakatan tersebut bernilai 50 juta euro untuk 70% dari hak kedua pemain, menegaskan kepercayaan Arbeloa terhadap lulusan Valdebebas di Liga Primer Inggris.

Pitarch menunjukkan perkembangan signifikan di bawah arahan Arbeloa di tim muda Real Madrid. Ia layak dipromosikan ke tim utama musim lalu, dengan penampilannya yang mencolok sebagai salah satu bakat muda paling menonjol di klub.

Namun, persaingan ketat di lini tengah Real Madrid dapat membatasi peluangnya untuk tampil secara reguler. Kepindahan ke Fulham menjadi opsi menarik bagi pemain yang menyambut baik kesempatan untuk kembali bekerja dengan mantan pelatihnya.

Fulham yakin Liga Primer Inggris akan memberikan Pitarch lingkungan ideal untuk memperoleh pengalaman dan mengasah keterampilannya dalam kompetisi sepak bola yang ketat. Kehadiran pelatih yang memahami kelebihan dan kekurangan pemain menjadi nilai tambah tersendiri.

Walaupun bentuk kesepakatan ini masih dalam tahap awal, langkah ini menunjukkan metodologi yang diterapkan Arbeloa. Dia berfokus pada investasi terhadap bakat muda yang telah dia amati selama bertahun-tahun di akademi Madrid.

Reaksi dari komunitas sepak bola Indonesia cukup positif. “Saya sangat mendukung Fulham merekrut Talenta Mudanya. Pindah ke Liga Primer bisa menjadi langkah besar bagi perkembangan luluasanya,” kata Andi Suhendra, pengamat sepakbola lokal.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button