Jokowi Pilih Basis Suara untuk Kembalikan Romantisme Politik

Jakarta, Maret.id — Safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) kembali menarik perhatian publik. Usai kunjungannya di Lampung, kali ini Jokowi hadir di acara Car Free Day (CFD) Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai setiap langkah Jokowi selalu mengundang diskusi dan interpretasi politik yang beragam. “Segala sesuatu yang menyangkut Jokowi, apa pun itu, pasti ramai diperbincangkan,” kata Adi, melalui kanal Youtube miliknya, baru-baru ini.
Adi mencermati bahwa rangkaian safari politik tersebut berpotensi memperkuat konsolidasi jaringan politik Jokowi di berbagai daerah. Ia menduga upaya ini diarahkan untuk mendukung perkembangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang kini dipimpin oleh putra bungsunya, Kaesang Pangarep. “Banyak yang menafsirkan kunjungan politik Jokowi ini sebagai upaya membangun kembali jaringan politik yang pada akhirnya diharapkan bisa membesarkan PSI,” ujarnya.
Setiap daerah yang dikunjungi Jokowi, menurut Adi, memiliki pertimbangan politik tertentu. NTT, yang dikenal sebagai salah satu basis dukungan kuat bagi Jokowi selama dua kali pemilihan presiden, menjadi salah satu fokus. “Rasa-rasanya memori, romantisme, dan nostalgia itu ingin dibangkitkan kembali oleh Jokowi,” tuturnya.
Harapan Adi adalah agar masyarakat yang selama ini dekat dengan Jokowi dan menilai kepemimpinannya berhasil di NTT dapat kembali memberi dukungan politik kepada PSI. Ia juga menyebutkan bahwa safari politik ini memiliki tujuan jangka panjang untuk memperkuat posisi PSI menjelang kontestasi politik mendatang.
“Inilah ujung-ujungnya. Apa pun yang dilakukan Jokowi melalui safari politiknya, tujuannya adalah bagaimana PSI mendapatkan dukungan di wilayah-wilayah yang dikunjunginya,” tegas Adi.





