Politik

Indonesia Dukung Dialog Semenanjung Korea, Prabowo Dapat Dukungan

Jakarta, Maret.id — Komisi I DPR RI mengapresiasi pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai kesiapan Indonesia untuk membantu membuka ruang dialog di Semenanjung Korea.

Hal ini dianggap sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia. “Mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus berperan dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia,” kata Dave Laksono, Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Golkar.

Legislator Golkar ini menilai sikap Presiden sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi pijakan Indonesia dalam membangun hubungan internasional. “Sikap tersebut juga sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menempatkan dialog sebagai pendekatan utama dalam penyelesaian berbagai persoalan internasional,” ujar Dave.

Dia menambahkan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia untuk berperan dalam membuka ruang dialog menunjukkan pengakuan dunia internasional terhadap kredibilitas diplomasi Indonesia. “Kepercayaan tersebut merupakan modal diplomatik yang berharga dan perlu terus dijaga melalui konsistensi politik luar negeri yang mengedepankan penghormatan terhadap kedaulatan negara, penyelesaian sengketa secara damai, serta kerja sama yang saling menghormati,” jelasnya.

Namun, Dave juga menegaskan bahwa pernyataan Presiden Prabowo seharusnya dipandang sebagai bentuk kesiapan Indonesia jika diminta oleh para pihak, bukan sebagai pengumuman dimulainya misi diplomatik tertentu. “Karena itu, setiap langkah selanjutnya tetap perlu ditempuh melalui komunikasi resmi antarpemerintah dengan mempertimbangkan dinamika kawasan serta kepentingan nasional Indonesia,” katanya.

Komisi I DPR, lanjutnya, optimis Indonesia akan terus dipercaya memainkan peran konstruktif dalam penyelesaian berbagai konflik internasional melalui jalur damai. “Selama berpijak pada kepentingan nasional, prinsip politik luar negeri bebas aktif, dan penghormatan terhadap kedaulatan setiap negara, kontribusi Indonesia akan tetap relevan dalam memperkuat stabilitas kawasan maupun dunia,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dalam pertemuan dengan para pengusaha Kadin Indonesia di Istana Negara bahwa Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, meminta dirinya untuk berkunjung ke Korea Utara. Permintaan tersebut disampaikan saat kunjungan Prabowo ke Blue House pada 1 April 2026. Presiden Prabowo menegaskan menyambut baik hal ini demi membantu membuka kebuntuan dialog.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button