Bahlil Terpukul Golkar Hanya Raih 102 Kursi DPR

Jakarta, Maret.id — Perolehan 102 kursi Partai Golkar di DPR belum mencerminkan potensi besar kader partai yang dikenal dengan lambang pohon beringin. Penguatan kapasitas kader menjadi fokus utama agar Golkar dapat meningkatkan perolehan politik di masa mendatang.
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa kualitas kader Golkar saat ini tidak kalah dibandingkan dengan partai politik lainnya. Namun, ia juga menilai capaian jumlah kursi di parlemen masih memerlukan perbaikan.
“Dalam pengalaman itu saya melihat, tidak berlebihan kalau saya mengatakan bahwa kualitas kader Partai Golkar ini jauh lebih baik di atas rata-rata ketimbang yang lain,” tutur Bahlil di Jakarta, pada hari Senin, 3 Agustus 2026. Ia menambahkan bahwa meskipun kualitas kader diakui, ia merasa belum puas dengan jumlah 102 kursi yang berhasil diraih Golkar di DPR RI.
“Menurut saya, dari 102 kursi yang ada kita di parlemen, ini masih banyak yang butuh kita upgrade bersama-sama, kita belajar bersama-sama,” imbuh Bahlil. Ia mengajak seluruh kader Golkar untuk terus meningkatkan kemampuan agar dapat memperkuat posisi partai di parlemen.
Bahlil menegaskan bahwa kaderisasi merupakan kunci untuk mencetak kader yang lebih siap menghadapi tantangan politik mendatang. Ia juga menilai Golkar perlu melakukan evaluasi internal agar tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan pemilih, terutama menjelang Pemilu 2029.
“Kalau Golkar tidak mampu melakukan adaptasi, ini kita akan ketinggalan. Ini bukan persoalan pintar mengalahkan yang bodoh atau kuat mengalahkan yang lemah, ini persoalannya adalah yang cepat mengalahkan yang lambat,” tegas Bahlil.
Proses kaderisasi melalui Akademi Partai Golkar, menurutnya, menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas kader, termasuk di kalangan anggota legislatif. “TOT ini menurut saya sangat penting. Saya meminta kepada teman-teman yang mengikuti TOT ini serius. Serius, dan kepada semua anggota DPR RI, jadikan mereka peserta,” kata Bahlil.
Ia menambahkan bahwa peningkatan kualitas kader sangat diperlukan agar setiap anggota partai memahami kepentingan organisasi dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar untuk Partai Golkar.





