Olahraga

PSG Hadapi Kendala Transfer Zion Suzuki karena Permintaan Starter

Jakarta, Maret.id — Paris Saint-Germain (PSG) semakin mendekati kesepakatan untuk mendatangkan kiper Parma, Zion Suzuki. Namun, transfer ini menghadapi kendala besar terkait peran yang diharapkan Suzuki di Parc des Princes.

PSG ingin memperkuat posisi penjaga gawang mereka setelah resmi merekrut gelandang Monaco, Maghnes Akliouche, seharga €50 juta pada Kamis lalu. L’Equipe dan Corriere dello Sport melaporkan bahwa kesepakatan untuk kiper berusia 23 tahun itu dapat tercapai dalam waktu 48 jam ke depan. Meski begitu, tuntutan Suzuki mengenai peran di dalam tim menjadi perhatian utama bagi manajemen PSG.

Pemain asal Jepang ini menegaskan ambisinya untuk bermain secara reguler di tim utama, bukan sekadar menjadi pemain cadangan. Tuttosport mengungkapkan bahwa setelah menjalani musim penuh di Parma dengan 22 penampilan di semua kompetisi, Suzuki menolak tawaran peran sebagai pengganti. Situasi ini menekan PSG, yang belum dapat menjanjikan posisi inti untuknya.

PSG berencana untuk meningkatkan tawaran setelah proposal awal mereka yang bernilai €28 juta plus €5 juta dalam bonus ditolak. Suzuki, yang telah mengumpulkan 28 caps bersama timnas Jepang, masih terikat kontrak dengan Parma hingga 2029. Ketidakpastian di posisi penjaga gawang semakin kompleks, khususnya dengan masa depan Lucas Chevalier yang belum jelas.

Manajemen PSG diperkirakan akan mengajukan tawaran revisi dalam waktu dekat untuk menyelesaikan kesepakatan dengan Parma. Namun, meyakinkan Suzuki untuk menerima peran yang diusulkan tetap menjadi tantangan. Jika PSG tidak dapat memberikan posisi starter, opsi peminjaman bisa jadi pilihan yang menguntungkan bagi semua pihak.

“Situasi ini sangat menarik untuk diikuti, apalagi melihat ambisi ketat Suzuki untuk menjadi starter.” kata Dedi, seorang penggemar sepak bola lokal dari Jakarta.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button