Politik

Prabowo Resmikan Museum Marsinah, Dukung Hak Buruh Secara Nyata!

Jakarta, Maret.id — Pada 16 Mei 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah yang terletak di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Fasilitas ini dibangun sebagai penghormatan terhadap perjuangan buruh dan dapat diakses oleh masyarakat secara gratis.

Seremoni Pembukaan Museum

Sebelum acara peresmian dimulai, Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk menemui keluarga Marsinah dan meninjau beberapa bagian dari museum tersebut bersama Andi Gani NenaWea, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). Peresmian museum diawali dengan pembacaan pernyataan resmi oleh Presiden dan diakhiri dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol dibukanya museum.

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan, “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim pada pagi hari ini, saya meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk.” Pernyataan ini disiarkan melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, menandai momen bersejarah bagi perjuangan buruh di Indonesia.

Koleksi dan Penataan Museum

Museum ini menyajikan berbagai koleksi peninggalan Marsinah, yang meliputi pakaian terakhirnya, tas pribadi, serta dokumentasi pemberitaan mengenai kasus pembunuhan dan proses hukum yang mengikutinya. Penataan museum dibagi menjadi beberapa bagian yang mencerminkan riwayat hidup Marsinah dan diorama yang menggambarkan situasi kaum buruh pada dekade 1990-an.

Salah satu area museum menggambarkan kiprah Marsinah dalam membangun solidaritas pekerja. Di dalam narasi museum, dijelaskan bahwa Marsinah tidak hanya menyampaikan tuntutan, tetapi juga terlibat langsung dalam perjuangan hak-hak buruh dengan penuh risiko. Bagian lain dari museum juga mengangkat peristiwa penting Mei 1993 ketika Marsinah menuntut kenaikan upah pekerja.

Penghargaan dan Hadirnya Tokoh Terkenal

Museum juga menampilkan miniatur penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah yang berlangsung pada 10 November 2025 di Istana Negara. Sebagai salah satu ikon perjuangan buruh Indonesia, Marsinah yang lahir di Sidoarjo dan dikenal sebagai pahlawan nasional tewas pada tahun 1993 saat memperjuangkan hak-hak pekerja.

Acara peresmian ini dihadiri oleh sejumlah menteri dan tokoh terkenal, termasuk Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Menteri Ketenagakerjaan Yassierli. Kehadiran tokoh lainnya seperti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menambahkan makna tersendiri pada peresmian yang dihadiri banyak pihak tersebut.

Dengan diresmikannya Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah, diharapkan dapat menjadi pusat edukasi dan pengingat akan perjuangan buruh di Indonesia, serta menginspirasi generasi masa depan untuk terus berjuang demi hak-hak pekerja.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button