Politik

Panglima TNI Imbau Warga Tidak Percaya Hoaks Kerusuhan Agustus

Jakarta, Maret.id — Seluruh elemen masyarakat diimbau untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu yang marak beredar di media sosial bulan ini. Terutama, isu yang berpotensi memicu kerusuhan dan memecah belah bangsa.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto setelah Rapat Koordinasi (Rakor) Politik dan Keamanan (Polkam) dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan stakeholder terkait di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin, 10 Agustus 2026.

Agus mengakui bahwa belakangan ini terdapat penyebaran hoaks yang masif di dunia maya. “Ya banyak ya, tentang TNI dan sebagainya. Jadi berita itu kan beredar sangat masif dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.

Mengacu pada hal tersebut, Agus mengimbau masyarakat agar tidak mudah termakan oleh narasi hoaks yang beredar. “Jadi sekali lagi saya menghimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang beredar yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tegasnya.

Sebelumnya, video demonstrasi disertai narasi ancaman kerusuhan pada bulan Agustus ramai diperbincangkan di media sosial sejak pertengahan Juli lalu. Pemerintah menegaskan bahwa isu kerusuhan atau aksi demonstrasi yang viral adalah berita bohong atau hoaks.

“Video itu saya nyatakan tidak benar. Tidak ada di wilayah Indonesia, di Tanah Air kita. Ada hoaks-hoaks yang seperti itu,” tutur Djamari pada jumpa pers di Kantor Kemenko Polkam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu, 5 Agustus 2026.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button