Politik

Legislator Nasdem Minta Insentif untuk Ibu Rumah Tangga

Jakarta, Maret.id — Anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem, Viktor Laiskodat, menekankan pentingnya peran pengasuhan yang dilakukan oleh seorang ibu. Menurutnya, peran ini memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas generasi mendatang.

Viktor menyatakan bahwa seorang ibu rela mengorbankan waktu, tenaga, dan kenyamanannya demi memastikan anak-anaknya tumbuh dan berkembang dengan baik. “Para ibu rela mengorbankan segala yang mereka miliki untuk memastikan anak-anak tumbuh dengan baik,” tutur Viktor saat ditemui wartawan di Jakarta.

Ia menilai bahwa pengasuhan yang dilakukan setiap hari oleh seorang ibu menyentuh berbagai aspek kehidupan anak. Ibu bertugas mendampingi, merawat, dan mendidik anak, menjadikan lingkungan keluarga sebagai tempat pertama anak belajar mengenal kehidupan. “Di tangan seorang ibu, nilai-nilai kehidupan paling banyak ditanamkan,” jelas Viktor.

Viktor juga menyoroti bahwa pendidikan karakter tidak hanya berhenti di sekolah. Lingkungan keluarga berperan penting dalam membentuk cara pandang anak. “Nasionalisme tumbuh dari rumah, dari cerita seorang ibu tentang Indonesia,” imbuhnya.

Ia menekankan perlunya perhatian yang lebih terhadap para ibu rumah tangga yang menjalankan fungsi pengasuhan. Viktor berpendapat bahwa tanggung jawab besar yang mereka pikul seringkali dilakukan tanpa dukungan yang memadai. “Sudah saatnya Indonesia memberikan perhatian yang lebih nyata kepada para ibu rumah tangga,” tegasnya.

Dukungan tersebut, menurut Viktor, harus dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam kualitas sumber daya manusia Indonesia. “Penguatan keluarga berkaitan erat dengan kualitas generasi yang akan memegang tanggung jawab bangsa di masa depan,” ungkapnya.

Viktor menggarisbawahi bahwa ibu merupakan sekolah pertama bagi anak-anak. “Apa yang ditanamkan seorang ibu di rumah akan menentukan manusia seperti apa yang kelak membangun bangsa ini,” ujar Viktor. Ia menambahkan bahwa setiap nilai yang diajarkan oleh seorang ibu memiliki potensi untuk membentuk karakter anak mereka.

“Ketika seorang ibu mengajarkan anaknya untuk berani dan mencintai Indonesia, ia sedang menanam benih masa depan bangsa,” pungkas Viktor.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button