Sidang Tahunan MPR 2026 Dimajukan, Puan Siapkan DPR Lebih Khidmat

Jakarta, Maret.id — Sidang Tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia dan Sidang Bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) tahun 2026 telah dimajukan ke hari Jumat, 14 Agustus.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengungkapkan bahwa penjadwalan ulang ini diperlukan karena tanggal 16 Agustus jatuh pada hari Minggu, yang merupakan hari libur. “Sidang tahunan pada tahun ini Insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 14 Agustus hari Jumat pada pukul 08.30 sampai dengan pukul 11.00 WIB,” kata Puan.
Puan memastikan bahwa seluruh anggota DPR akan mengikuti rangkaian agenda kenegaraan dengan lebih khidmat. Hal ini disampaikan setelah Puan mengecek kesiapan pelaksanaan sidang bersama Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, dan Ketua DPD, Sultan Bachtiar Najamudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Sidang Tahunan biasanya dilaksanakan sehari sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI pada 16 Agustus. Namun, dengan adanya penyesuaian ini, pelaksanaan sidang diatur mengikuti hari kerja. “Jadi bukan dipindahkan, memang sesuai dengan aturan dilaksanakan pada hari kerja,” imbuh Puan.
Dia juga menegaskan pentingnya evaluasi terhadap pelaksanaan Sidang Tahunan sebelumnya. “Insya Allah pada hari H kami semua akan lebih introspeksi, lebih khidmat, akan lebih bisa menjaga diri kami untuk bisa lebih fokus dalam mengikuti acara kenegaraan tersebut,” tegasnya.
Puan menanggapi polemik terkait aksi sejumlah anggota dewan yang berjoget pada Sidang Tahunan tahun lalu. Ia menjelaskan bahwa tindakan tersebut terjadi di luar agenda resmi dan berlangsung pada sesi hiburan.
Menurutnya, anggota DPR tetap berkomitmen mengikuti agenda resmi secara tertib, termasuk saat Presiden menyampaikan pidato kenegaraan. “Hanya saat kemudian mendengarkan lagu di saat penyampaian pidatonya sudah selesai, ya itu karena spontan,” ujar politisi dari PDI Perjuangan itu.
Dia memastikan bahwa evaluasi telah dilakukan untuk menjaga ketertiban pada Sidang Tahunan tahun ini. “Tentu saja ada saat bagaimana mengekspresikan diri bahwa ini adalah hari kemerdekaan, ya tentu saja boleh dong kalau kemudian kami juga merasa gembira bahwa Indonesia Alhamdulillah sudah merdeka 81 tahun,” imbuhnya.
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026 akan dihelat di Gedung Nusantara atau Gedung Kura-Kura Kompleks Parlemen. Acara ini juga akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto beserta sekitar 1.200 undangan.
Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Selain itu, mantan presiden dan wakil presiden, serta duta besar negara-negara sahabat juga akan diundang.
Setelah Sidang Tahunan, agenda parlemen akan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027. Pada rapat ini, Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato mengenai Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.
“Puan akan menyampaikan pidato pembukaan masa persidangan DPR dan berharap pada penyampaian RAPBN tahun anggaran 2027, kita akan mendengar bagaimana Pemerintah menyampaikan program-program prioritasnya yang tentu saja nanti akan bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara,” ujar Puan.
Dalam persiapannya, Puan mengungkapkan bahwa kesiapan pelaksanaan Sidang Tahunan telah mencapai sekitar 80 persen. Pemeriksaan akhir terhadap berbagai fasilitas dan perlengkapan sidang akan dilakukan sehari sebelum pelaksanaan. “Insya Allah sudah siap 80%. Besok persiapan terakhir dan hari Jumat insyaallah semuanya sudah siap untuk bisa melaksanakan hal-hal yang memang sudah kami siapkan dari jauh-jauh hari bersama dengan rekan DPR dan DPD,” katanya.
Puan berharap agar seluruh rangkaian acara ini bisa berlangsung lancar, tertib, dan khidmat dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.





