Ririk Dorong Pengembangan Potensi Munjungan dalam Sektor Wisata dan Perikanan

Jakarta, Maret.id — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Trenggalek, Ririk Wahyumawati, mengajak untuk terus mengembangkan potensi Kecamatan Munjungan.
Dia menekankan pentingnya sektor wisata, pertanian, budaya, dan perikanan bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Pernyataan itu disampaikan saat Ririk menghadiri pembukaan gerak jalan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Munjungan pada Kamis (13/8/2026).
“Kebetulan Kecamatan Munjungan adalah daerah pemilihan saya selain Dongko. Di dapil 5, saya hadir untuk ikut memeriahkan dan memotivasi serta apresiasi kegiatan,” tutur Ririk.
Menurutnya, Munjungan memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama di sektor pariwisata. Ia mengungkapkan ada sejumlah destinasi pantai yang menarik untuk dikembangkan, seperti Pantai Blado, Pantai Ngampiran, dan Pantai Kebo.
“Potensi wisata di Munjungan juga tak kalah dengan daerah lain. Pantai Kebo kerap menjadi wisata para muda-muda karena memang instagramable,” imbuh Ririk.
Selain sektor pariwisata, Ririk juga menilai pentingnya untuk memperhatikan kekuatan sektor pertanian, budaya, dan perikanan di Munjungan. Wilayah yang terletak di pesisir selatan Trenggalek ini memiliki potensi perikanan yang signifikan.
Sebagai wakil rakyat, Ririk berkomitmen untuk membawa berbagai aspirasi masyarakat ke DPRD Kabupaten Trenggalek. “Saya akan terus memperjuangkan kepentingan perempuan dan mendorong potensi lokal agar mendapat perhatian dalam kebijakan pembangunan,” tegasnya.
Kehadiran Ririk dalam gerak jalan ini juga menunjukkan dukungan terhadap partisipasi masyarakat dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut diikuti berbagai unsur masyarakat, termasuk tenaga pendidik dan perguruan silat di wilayah kecamatan.
Ririk mengapresiasi tingginya partisipasi perempuan dalam acara tersebut. “Semangat perempuan dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan tidak kalah dengan peserta laki-laki,” tuturnya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan masyarakat ini menjadi modal untuk mengembangkan berbagai potensi Munjungan secara bersama-sama. Ririk menegaskan bahwa pengembangan potensi sektor-sektor tersebut harus sejalan dengan penyerapan aspirasi masyarakat untuk memberikan manfaat ekonomi yang nyata.





