Utut Adianto Harap PDIP Dukung RUU Pemilu 2024

Jakarta, Maret.id — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memastikan bahwa proses revisi Undang-Undang Pemilu belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto saat konferensi pers di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat, 14 Agustus 2026.
“Kalau sekarang kan (RUU Pemilu) belum bergerak,” ungkap Utut. Dia menegaskan bahwa PDIP terbuka mengenai besaran ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT), namun tetap menekankan pentingnya kedaulatan partai politik.
“Kedaulatan partai wujudnya bukan nomor urut. Terus kalau bisa ada threshold. Kemarin kan 4 persen. Kalau kamu pelajari sejak 2012, itu dari 2,5 ke 3,5 sekarang 4 persen. Apakah mungkin ditingkatkan?” tutur Utut, yang juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP.
Ketika ditanya tentang kemungkinan kesepakatan PDIP terkait ambang batas yang ditetapkan untuk partai-partai yang lolos dalam Pemilu 2024 setelah keputusan Mahkamah Konstitusi, dia berharap PDIP tidak ditinggalkan oleh partai lainnya.
“Tapi ini kan di sini ada 8 partai, nanti kita rembukan. Mudah-mudahan PDI tidak ditinggalkan. Ya kalau ditinggalkan kan bisa. Orang 7 itu selesai kan,” demikian Utut.





