Politik

DPR Ajak Semua Pihak Bantu Korban Gempa NTT

Jakarta, Maret.id — Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PAN, Sigit Purnomo Said atau Pasha Ungu, menyerukan semua pihak untuk berkolaborasi dalam memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu pagi, 15 Agustus 2026.

Pasha menyampaikan keprihatinannya terhadap bencana tersebut. Ia berharap jumlah korban dapat diminimalkan dan meminta pemerintah memastikan kebutuhan masyarakat yang terdampak terpenuhi.

“Pertama kami turut berbelasungkawa atas musibah bencana alam gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo di Laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kita berharap tidak banyak korban jiwa berjatuhan,” kata Pasha.

Pengalamannya sebagai Wakil Wali Kota Palu menegaskan pentingnya koordinasi awal dalam menangani bencana, mengingat Kota Palu pernah mengalami gempa dan tsunami pada tahun 2018.

Menurutnya, koordinasi yang cepat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat sangat diperlukan untuk memperlancar proses evakuasi dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi.

Pasha meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Basarnas, TNI/Polri, serta pemerintah daerah untuk bekerja sama dalam menangani dampak gempa di NTT.

“Meminta stakeholder terkait dalam hal ini BNPB, Basarnas, dibantu TNI/Polri serta seluruh unsur masyarakat lainnya diharapkan untuk bahu membahu mengatasi musibah bencana gempa di NTT,” imbuhnya.

Ia juga menyerukan agar bantuan segera disalurkan ke wilayah terdampak, dengan prioritas pada lokasi yang berpotensi menghadapi kendala akses dan distribusi.

“Semua pihak tanpa terkecuali harus bergerak, termasuk masyarakat saling bahu membahu sambil menunggu bantuan dari pemerintah pusat datang. Karena kita tahu ada beberapa titik yang menjadi kendala terkait pengiriman bantuan,” tegas Pasha.

Dia berharap warga yang mengalami luka mendapat perawatan segera. Sementara itu, masyarakat yang mengungsi diharapkan memperoleh kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.

Ia mengimbau agar masyarakat tetap tenang, bersabar, dan saling membantu selama proses penanganan berlangsung.

“Lebih jauh, kami meminta semua pihak mendoakan, bersabar dan tetap kuat. Insya Allah semua bisa kita atasi secara bersama-sama,” tutupnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button