Fans PSV Sebut Transfer Terburuk Dalam Sejarah Klub

Jakarta, Maret.id — PSV Eindhoven menutup babak pertama laga melawan Excelsior dengan keunggulan tipis 1-0. Meski demikian, banyak kritik mengarah kepada Paul Wanner dari pendukung klub asal Belanda ini.
Gol tunggal bagi PSV dicetak oleh Ruben van Bommel lima menit setelah kick-off. Sebelumnya, Wanner memiliki peluang emas, namun tembakan gelandang berusia dua puluh tahun itu berhasil dihentikan oleh kiper Excelsior, Stijn van Gassel. Van Bommel dengan sigap memanfaatkan bola rebound untuk menjebol gawang lawan.
Selama sisa babak pertama, Wanner tidak mampu menunjukkan performa yang meyakinkan. “Wanner adalah pembelian gagal terbesar,” tulis seorang suporter di media sosial. Penggemar lainnya menambahkan, “Apa yang dilakukan Wanner di situ, dalam satu aksi sudah menunjukkan semua kekurangannya.”
Suara-suara meminta agar Kodai Sano, pemain Jepang yang baru saja direkrut dari NEC, dimainkan semakin menguat. Para penggemar mulai menyerukan, “Sano untuk Wanner, tolong!” sebagai pengganti yang lebih baik.
PSV dilaporkan membayar sekitar lima belas juta euro untuk Wanner tahun lalu. “Bayern telah menipu kami dengan Wanner,” komentar salah satu pendukung. Ada juga yang mengusulkan untuk melepas Wanner, “Jual Wanner, dan cepat.”
Di tengah kritik tersebut, beberapa rekan setim Wanner justru mendapatkan pujian. “Veerman bermain sangat kuat di babak pertama,” ungkap seorang suporter. Lainnya menambahkan, “Veerman dan Van Bommel bermain luar biasa,” terutama mengapresiasi umpan-umpan kreatif dari Veerman yang sangat dirindukan setelah ia absen pada laga sebelumnya.
Sebagai reaksi terhadap performa Wanner, seorang presenter olahraga Indonesia mengatakan, “PSSV haruskah terus percaya kepada Wanner, atau saatnya untuk memberi kesempatan pemain baru seperti Sano?” Ini menunjukkan betapa besar perhatian suporter lokal terhadap perkembangan klub-klub Eropa.





