Politik

Manuver Politik DPD PDI Perjuangan: Pelantikan PAC Pasuruan Raya

Jakarta, Maret.id — Ratusan pengurus Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Pasuruan Raya, yang meliputi Kabupaten dan Kota Pasuruan, menjalani prosesi pelantikan di Kopi Telu Awang-Awang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu, 17 Mei 2026. Dalam momen ini, mereka berikrar dengan membacakan sumpah dan janji jabatan sebagai pengurus PAC untuk masa tugas tahun 2026 hingga 2031.

Acara Pelantikan yang Meriah

Prosesi pelantikan berlangsung meriah, menyuguhkan nuansa kearifan lokal yang kental. Desain panggung ditata sedemikian rupa, dikelilingi oleh umbi-umbian khas hasil pertanian setempat, serta penampilan seni tari yang menambah kemeriahan suasana. Kehadiran para pengurus PAC tidak hanya simbolis, tetapi juga sebagai wujud komitmen mereka untuk mendukung masyarakat.

Ketua DPC Kabupaten dan Kota Pasuruan menegaskan bahwa pelantikan ini tidak sekadar mendapuk kader untuk jabatan tertentu. “Kami ingin pesan ketahanan pangan disampaikan dengan jelas,” ujarnya. Penataan umbi-umbian seperti kentang, ketela, singkong, dan bawang di depan panggung membawa makna penting akan ketahanan pangan di wilayah Pasuruan.

Tari Warak Sena Memeriahkan Acara

Sebagai pembuka acara, penampilan Tari Warak Sena disuguhkan untuk meriahkan pelantikan PAC PDI Perjuangan di Kabupaten dan Kota Pasuruan. Tarian yang dibawakan oleh Sanggar Selaras Budaya asal Prigen, Pecalukan, Kabupaten Pasuruan ini berhasil menarik perhatian para peserta dengan gerakan energik dan penuh semangat.

Tari Warak Sena merupakan tari kreasi tradisional yang terinspirasi oleh sosok Warok dari Ponorogo. Para penari menampilkan karakter Warok, yang dikenal gagah dan pemberani, dengan nuansa yang tetap sesuai dengan disiplin seorang prajurit. Penampilan ini menjadi simbol keberanian dan semangat juang yang diharapkan juga dapat menginspirasi para kader yang baru dilantik.

Makna di Balik Tari Warak Sena

Ketua Sanggar Selaras Budaya, Savina, menjelaskan bahwa karakter Warok ditampilkan dalam pertunjukan oleh penari perempuan, yang memberikan sentuhan kreatif dalam melestarikan nilai-nilai keberanian. “Tari Warak Sena memiliki makna yang mendalam tentang keberanian seorang pejuang yang diwujudkan melalui gerakan tari yang penuh karakter,” jelasnya.

Adaptasi dari Tari Warak Sena ini bertujuan untuk menampilkan keberanian dengan cara yang segar, relevan dengan konteks kekinian, sambil tetap menghargai tradisi. Penampilan ini menjadi bagian penting dalam memperkenalkan budaya lokal serta menggugah semangat para kader PAC yang siap mengemban tugas ke depan.

Rangkaian acara pelantikan PAC PDI Perjuangan Kabupaten dan Kota Pasuruan ini tidak hanya menjadi ajang formalitas, tetapi juga tempat untuk merayakan budaya, kearifan lokal, dan komitmen terhadap ketahanan pangan. Dengan harapan, para pengurus yang baru dilantik dapat bekerja secara efektif dan dekat dengan masyarakat demi kesejahteraan bersama.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button