Hanura Siap Rekrut Kader Potensial Jelang Pemilu 2029

Jakarta, Maret.id — Partai Hanura membuka kesempatan bagi calon anggota legislatif (caleg) yang tidak berhasil dalam partai sebelumnya untuk bergabung dan berjuang bersama dalam menghadapi Pemilu 2029.
Ketua Tim Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura, Patrice Rio Capella, menyatakan bahwa Hanura merupakan “rumah besar” bagi para politisi yang berkomitmen untuk membangun daerah dan Indonesia.
“Hanura menjadi rumah terbuka bagi siapa pun. Bagi anak bangsa yang meyakini bahwa dengan cara-cara politik kita bisa membangun Indonesia, Hanura akan membuka diri,” tutut Patrice Rio Capella saat konsolidasi dan rapat teknis Tim Task Force DPC se-Kalimantan Utara di Tarakan, Jumat malam, 21 Agustus 2026.
Rio mengakui adanya persaingan ketat dalam mendapatkan tiket pencalegan di internal partai politik. Konsolidasi ini diadakan lebih awal untuk memperkuat loyalitas dan militansi kader agar tidak mudah tergoyahkan.
“Kalau kita mempersiapkan sejak awal dan meyakini, para kader akan lebih siap menghadapi Pemilu. Saya yakin, tidak ada kader yang keluar dari partai ini,” imbuh Rio.
Ia juga menambahkan bahwa Hanura siap memantau dan menggaet kader-kader potensial dari partai lain yang merasakan kekurangan ruang untuk berkembang.
“Tidak mudah bagi partai lain untuk menculik kader kami. Yang ada, kami akan menculik kader partai lain untuk masuk ke Partai Hanura,” kelakar Rio.
Menyongsong Pemilu 2029, Rio mengingatkan bahwa tantangan persaingan akan semakin berat, termasuk potensi perubahan ambang batas parlemen. Namun, ia optimistis bahwa target kembali ke parlemen bisa tercapai.
Optimisme yang sama disampaikan oleh Ketua DPD Hanura Kaltara, Ingkong Ala. Ia mengungkapkan bahwa meskipun dihadapkan pada tantangan geografis, seluruh kader di Kaltara siap bekerja keras untuk memperkuat struktur hingga tingkat bawah.
“Tantangan geografis menjadi ujian konsolidasi. Tapi kader Hanura kerja ‘keroyokan’ untuk menyelesaikannya. Target kami minimal kembali meraih posisi unsur pimpinan DPRD Kaltara,” tegas Ingkong.





