Politik

PDIP Kabupaten Malang Resmi Kukuhkan 390 Ranting Menuju Pemilu 2029

Jakarta, Maret.id — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang secara resmi mengukuhkan 390 pengurus ranting dalam upaya konsolidasi menjelang Pemilu 2029. Pengukuhan ini dilakukan dalam Rapat Konsolidasi Partai pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) untuk pengurus ranting tersebut ditujukan untuk memperkuat struktur partai di tingkat desa dan kelurahan. PDI Perjuangan Kabupaten Malang menegaskan pentingnya penguatan basis elektoral ini setelah evaluasi hasil Pemilu 2024.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto menekankan bahwa pengurus ranting merupakan ujung tombak jalannya perjuangan partai. “Pengurus Ranting adalah ujung tombak perjuangan. Mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga penguatan ideologi, militansi, dan semangat gotong royong harus terus ditanamkan agar partai semakin dipercaya rakyat,” tuturnya.

Kegiatan konsolidasi ini dihadiri oleh jajaran DPC, anggota Fraksi DPRD Kabupaten Malang, dan ratusan pengurus ranting yang baru ditetapkan. Selain itu, sejumlah pengurus DPP dan DPD PDI Perjuangan turut hadir, seperti Ahmad Basarah dan Andreas Eddy Susetyo dari DPP, serta Made Rian Kartika dan Dewanti Rumpoko dari DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.

Didik menambahkan bahwa penguatan struktur bukan hanya untuk persiapan kontestasi elektoral, tetapi juga untuk mendekatkan partai dengan masyarakat. Hal ini bertujuan agar aspirasi warga terus tersambung dengan kerja politik partai.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir, menekankan semangat evaluasi terhadap hasil Pemilu 2024. “Target perjuangan kita jelas, bahwa PDI Perjuangan Kabupaten Malang harus menjadi pendulang suara terbesar di wilayah Malang Raya,” tegas Adeng, sapaan akrabnya.

Menurutnya, diperlukan kerja panjang dan konsistensi kader untuk mencapai keberhasilan politik. Keberadaan 390 ranting dianggap sebagai modal organisasi yang harus diterjemahkan menjadi kerja nyata di lapangan.

“Konsolidasi juga diarahkan untuk memperkuat pendidikan ideologi kader agar seluruh struktur memiliki pemahaman yang sama terhadap garis perjuangan partai,” imbuh Adeng.

Dia menekankan pentingnya soliditas dan disiplin organisasi untuk memastikan seluruh tingkatan bergerak dalam satu arah. Kader diharapkan aktif membantu dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Agenda berikutnya adalah memperkuat regenerasi kepemimpinan dan menyiapkan kader baru yang memiliki kapasitas. Semua agenda konsolidasi ini ditujukan untuk memperkuat basis elektoral menjelang Pemilu 2029, dengan Kabupaten Malang ditargetkan menjadi salah satu pusat kekuatan politik PDI Perjuangan di Malang Raya.

Adeng mengingatkan agar waktu menuju Pemilu 2029 dimanfaatkan untuk membangun fondasi. “Bergerak menjalankan amanah Ibu Ketua Umum Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, menangis dan tertawa bersama rakyat adalah kunci kemenangan PDI Perjuangan pada Pemilu 2029 nanti,” pungkasnya.

Dengan konsolidasi ini, PDI Perjuangan Kabupaten Malang memilih untuk menjadikan akar rumput sebagai titik awal perjalanan menuju 2029. Bagi partai, kemenangan elektoral bukan hanya mengenai angka perolehan suara, tetapi tentang kekuatan struktur dalam menjaga hubungan dan kepercayaan dengan masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button