Politik

THMP Bantah Pertemuan Jokowi dan Relawan Terkait Pemilu 2029

Jakarta, Maret.id — Tim Hukum Merah Putih (THMP) membantah anggapan bahwa pertemuan mantan Presiden Joko Widodo dengan relawan di Jakarta pada hari Senin lalu berkaitan dengan agenda politik menjelang Pemilu 2029.

THMP juga mengklarifikasi pernyataan Budi Arie Setiadi mengenai kemungkinan Pemilu yang dipercepat. “Pernyataan pak Budi Arie tidak boleh dilihat hanya sepotong-sepotong, tapi harus utuh,” tegas C Suhadi SH MH, Koordinator THMP.

Ia menekankan bahwa dalam seluruh pembicaraan pada pertemuan tersebut tidak ada pembahasan mengenai agenda tertentu atau permintaan pemilu dipercepat. “Kami tegaskan tidak ada agenda apapun terkait dengan Pemilu 2029,” imbuh Suhadi.

Suhadi juga menambahkan bahwa pertemuan tersebut merupakan kegiatan rutin antara Jokowi dan relawannya yang diadakan setiap tiga bulan untuk mendiskusikan masalah kebangsaan. “Yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut, tidak ada sama sekali agenda khusus, kecuali melepas rindu,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa banyak dari diskusi tersebut terkait dengan keluhan relawan, rencana kunjungan kerja, dan peran Jokowi di Partai Solidaritas Indonesia (PSI). “Jadi kami tegaskan tidak ada agenda khusus untuk 2029 pada pertemuan itu,” ucap Suhadi.

Suhadi dan Dr. Eddy Ghozali SH MH, Penasihat THMP, menyatakan bahwa kehadiran mereka dalam pertemuan itu adalah sebagai advokat. Keduanya membahas sejumlah isu terkait permohonan judicial review di Mahkamah Konstitusi dan penerapan SEMA terbaru Mahkamah Agung mengenai praperadilan.

“Mari kita lihat secara utuh dan kontekstual, tidak ada agenda politik tertentu dari kami, kami hanya membicarakan nilai-nilai kebangsaan,” tutup Suhadi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button