Bawaslu: Komitmen Pers Kunci Ekosistem Demokrasi 2029

Jakarta, Maret.id — Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI), Lolly Suhenty, menekankan pentingnya pelibatan semua pihak, termasuk media, dalam menciptakan ekosistem demokrasi yang sehat.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Diskusi Media bertajuk “Refleksi Kepemimpinan Bawaslu Jelang 5 Tahun” yang berlangsung di Pangandaran, Jawa Barat.
“Kepemimpinan Bawaslu 2022-2027 memasuki penghujungnya, yang hanya tinggal dalam hitungan bulan,” tutur Lolly Suhenty.
Dia menjelaskan bahwa pertemuan dengan insan pers sangat berarti sebagai momentum reflektif untuk mengumpulkan masukan bagi perbaikan kinerja lembaga.
“Kenapa harus sekarang? Karena di masa non-tahapan, kita bisa lebih obyektif memberikan kritik tanpa gangguan tahapan pemilu,” sambungnya.
Lolly, yang juga Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI, meminta agar terdapat refleksi jujur dari perjalanan selama lima tahun kepemimpinan Bawaslu.
“Tiga pimpinan lainnya seharusnya hadir di sini, namun ada agenda mendadak. Kami berharap ada masukan yang tulus mengenai kinerja kami,” tegas Lolly.
Dia menyampaikan agar media dapat memberikan kritik yang konstruktif terkait penguatan demokrasi di masa mendatang.
“Kami juga membutuhkan komitmen bersama untuk menjaga dan membangun ekosistem demokrasi Indonesia ke depan,” imbuhnya.
Mantan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat ini mengapresiasi dedikasi media dalam mengawasi jalannya Pemilu Serentak 2024.
“Terima kasih atas semua dedikasi yang diberikan,” kata Lolly menutup pernyataannya.





