Olahraga

Rasmus Hojlund sindir Ruben Amorim setelah periode sulit di Manchester United

Jakarta, Maret.id — Rasmus Hojlund tidak ragu dalam menilai periode buruk Ruben Amorim di Manchester United. Penyerang tim nasional Denmark ini mengklaim bahwa seluruh skuad “menderita” di bawah arahan pelatih asal Portugal tersebut. Baru-baru ini, Hojlund menyelesaikan transfer permanennya ke Napoli, mengakhiri masa sulit yang menyebabkan kerugian finansial bagi klub.

Hojlund meninggalkan Manchester United pada musim panas ini untuk bergabung dengan Napoli dalam kesepakatan senilai £38 juta. Pemain berusia 23 tahun ini awalnya tiba di Old Trafford dari Atalanta pada 2023 dengan bayaran yang tinggi, yaitu £72 juta, namun tak berhasil memenuhi ekspektasi di Premier League.

Meskipun memulai kariernya dengan menjanjikan, di mana ia menjadi top skor klub dan menjuarai Piala FA di bawah Erik ten Hag, penampilannya merosot drastis setelah Amorim mengambil alih. Hojlund hanya mampu mencetak delapan gol dari 40 penampilan saat ditangani Amorim.

Dalam wawancaranya dengan Gazzetta dello Sport, Hojlund menjelaskan bahwa perubahan taktik yang signifikan menjadi salah satu faktor penurunan kinerja tim. “Saya tidak merasa ada satu hal spesifik yang salah… kemudian kami melalui periode sulit dan Amorim datang, tim harus beradaptasi, dan itu rumit. Kami semua menderita,” kata Hojlund.

Pemain ini juga menyoroti betapa tipisnya margin dalam kariernya, mengingat ia pernah bermain di final Liga Europa. “Tahun pertama saya sukses; tahun kedua tidak… Namun saya bermain di final Liga Europa. Jika kami menang, ceritanya akan berbeda,” ujar Hojlund.

Nasib Hojlund di Manchester United berubah setelah perombakan besar-besaran yang dilakukan oleh INEOS. Kedatangan pemain-pemain baru seperti Benjamin Sesko dan Matheus Cunha membuat posisinya semakin terjepit, yang berujung pada masa peminjaman ke Napoli.

Amorim, yang dipecat pada Januari 2026, sebelumnya mengakui kesulitan dalam mempertahankan Hojlund. “Kami membutuhkan dua striker, dan terkadang saya lebih memilih pemain yang bisa bermain di beberapa posisi,” ujar Amorim.

Kini berseragam Napoli, Hojlund berambisi melanjutkan performa impresifnya dengan catatan 15 gol dari masa peminjaman sebelumnya. Ia akan berhadapan kembali dengan Amorim yang kini melatih AC Milan, yang menambah ketegangan dalam duel taktik mendatang.

“Pertandingan melawan Milan akan sangat menarik bagi saya. Ini bukan hanya soal klub, tetapi juga tentang membuktikan diri,” ungkap Hojlund.

Sebagai reaksi terhadap pemindahan Hojlund, seorang penggemar Napoli di Indonesia mengatakan, “Saya sangat antusias dengan kedatangan Hojlund. Semoga dia bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya di Serie A.”

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button