Potensi Hujan di Kalbar Terus Berlanjut Hingga 8 September

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia memaksimalkan potensi awan hujan hingga 8 September 2026 untuk mendukung operasi modifikasi cuaca (OMC) di Kalimantan Barat. Upaya ini dilakukan dalam konteks penanganan kondisi asap yang masih menyelimuti wilayah tersebut, meskipun kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menunjukkan penurunan.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menjelaskan bahwa situasi karhutla di Kalbar masih menghadapi tantangan, terutama karena karakteristik lahan gambut. Dia menyebutkan bahwa meski api di beberapa lokasi telah dipadamkan, asap tetap bertahan.
“Jadi memang terjadi penurunan, meskipun sangat pekat ini apa asapnya ya kabutnya ini bisa-bisa selesai itu nanti kalau setelah datang hujan yang deras,” ujar Suharyanto. Ia menambahkan bahwa informasi dari Menteri terkait menunjukkan bahwa antara tanggal 4 dan 10 September, OMC dapat dilakukan.
Suharyanto juga berharap hujan deras dapat membantu mengatasi situasi asap tersebut. BNPB merencanakan pengerahan dua pesawat Cassa untuk melaksanakan OMC di Kalimantan Barat. “Untuk Kalimantan Barat kami rencanakan untuk dua unit pesawat Cassa ini untuk melaksanakan OMC,” tegasnya.
Dalam pernyataannya, Menteri Kehutanan Raja Antoni menegaskan potensi awan hujan di Kalbar dari 4 hingga 8 September akan dimanfaatkan untuk OMC. Ia menuturkan bahwa setiap bibit awan yang memungkinkan untuk disemai akan dimanfaatkan, termasuk di daerah yang belum terdampak karhutla.
“Alhamdulillah tadi dengan BMKG ada potensi awan hujan di Kalimantan Barat ini dari tanggal 4 sampai tanggal 8,” ujar Raja Antoni. Ia menambahkan bahwa dukungan pesawat untuk OMC akan disiagakan hingga 13 September.
Langkah ini diambil agar setiap peluang pembentukan awan hujan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanganan dan mencegah kebakaran baru. “Di mana pun ada bibit awan gitu ya, semainya, meskipun tidak langsung terkait dengan lokasi terjadinya karhutla, kita hajar,” tandasnya.





