Politik

ANTAM Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah dan Sekitar

Jakarta, Maret.id — Direktur Utama ANTAM, Untung Budiharto, menegaskan komitmennya dengan hadir langsung di lokasi untuk memantau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta memastikan kesiapan personel dan dukungan perusahaan di lapangan.

Tim Emergency Response Group (ERG) ANTAM, PT Borneo Alumina Indonesia, dan ERG dari Grup MIND ID telah aktif melakukan penyisiran dan pemadaman untuk mencegah penyebaran api lebih lanjut.

Penanganan dilakukan secara terpadu melibatkan Grup MIND ID, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, pemerintah, masyarakat, serta berbagai pihak terkait lainnya.

“Keberadaan ANTAM dalam penanganan karhutla adalah wujud tanggung jawab kami untuk menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan di sekitar operasional,” ungkap Untung.

“Prioritas kami saat ini adalah mendukung seluruh upaya agar titik api dapat segera dikendalikan dan dampaknya dapat diminimalkan,” imbuh Untung saat meninjau situasi di Mempawah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang bekerja di lapangan, termasuk dukungan dari tim ERG Grup MIND ID yang diambil dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Penanganan kondisi seperti ini membutuhkan kerjasama. Kami mengapresiasi BNPB, TNI, Polri, pemerintah daerah, MIND ID, dan masyarakat yang bahu-membahu melakukan penanganan,” tuturnya.

Sebagai bagian dari upaya penguatan penanganan, Grup MIND ID mengonsolidasikan 60 personel pemadam kebakaran bersertifikat dari sejumlah wilayah operasional di Sumatra, Jawa, Sulawesi, hingga Papua untuk mendukung penanganan karhutla di Mempawah.

Dukungan juga diberikan melalui penyediaan berbagai perlengkapan penanganan kebakaran, seperti foam pemadam kebakaran, alat pelindung diri (APD), dan masker medis untuk melindungi personel serta masyarakat dari kabut asap.

Menurut pemantauan di lapangan, titik api tidak berasal dari aktivitas operasional ANTAM maupun Grup MIND ID. Namun, ANTAM tetap mengambil langkah proaktif dalam penanganan karena keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan menjadi prioritas utama.

ANTAM terus berkoordinasi dengan MIND ID dan pemangku kepentingan untuk memantau dan mendukung penanganan hingga kondisi dapat dianggap aman. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen ESG ANTAM, terutama dalam aspek perlindungan lingkungan dan kontribusi sosial.

“Bagi ANTAM, keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat. Kami berkomitmen untuk hadir dan berkolaborasi dalam penanganan keadaan darurat,” tegas Untung.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button