Puan Maharani Dorong Kepemimpinan Tunggal Penanganan Bencana

Jakarta, Maret.id — Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya satu kepemimpinan tunggal dalam penanganan bencana. Hal ini diharapkan dapat menyatukan langkah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan bencana di Indonesia.
“Koordinasi terpadu diperlukan untuk memperkuat kesiapan nasional menghadapi berbagai ancaman bencana,” tutur Puan.
Ia menjelaskan dengan tegas bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
Puan mengingatkan bahwa Indonesia terletak di kawasan Ring of Fire, yang membuatnya rentan terhadap bencana. “Dari tahun ke tahun, pemerintah harus terus melakukan mitigasi dan antisipasi,” jelasnya.
Peningkatan aktivitas Gunung Anak Krakatau baru-baru ini kembali menyoroti kerentanan tersebut. Erupsi yang terjadi menyebabkan sebaran abu vulkanik yang berdampak pada beberapa daerah, termasuk Lampung dan Jakarta.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” tegasnya lagi. Puan mendesak pemerintah untuk memperkuat upaya mitigasi untuk mengurangi risiko yang dihadapi warga saat bencana melanda.
Ia juga menegaskan bahwa respons pemerintah harus bersifat terpadu, bukan berjalan sendiri-sendiri. “Setiap daerah rawan bencana membutuhkan dukungan dan mekanisme perlindungan yang jelas,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Puan menyerukan agar pemerintah menetapkan jaminan perlindungan di seluruh daerah rawan bencana. “Warga harus menerima peringatan bencana tepat waktu dan memahami langkah-langkah yang perlu diambil,” jelasnya.
Keterbukaan informasi dan edukasi kebencanaan juga ditekankan sebagai langkah penting. “Informasi resmi harus disampaikan secara cepat agar masyarakat tahu apa yang harus dilakukan,” tuturnya.
“Langkah ini diperlukan untuk mencegah informasi tidak terverifikasi yang bisa menyebabkan kepanikan,” kata Puan menutup pernyataan.





