Politik

Baznas Respon Buku Islam Ala Prabowo di Tengah Kontroversi

Jakarta, Maret.id — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Republik Indonesia menegaskan bahwa tidak ada dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang digunakan dalam pembuatan atau penerbitan buku ‘Islam Ala Prabowo’. Keterlibatan Baznas dalam peluncuran buku yang direncanakan tahun 2025 hanya bersifat hubungan kelembagaan dan literasi dakwah keagamaan.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan bahwa kepercayaan masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui Baznas merupakan kehormatan dan tanggung jawab besar yang selalu dijaga. “Kepercayaan Bapak dan Ibu untuk mempercayakan ZIS melalui Baznas adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang senantiasa kami jaga,” tuturnya.

Merespons perhatian masyarakat terhadap peluncuran buku tersebut, Sodik menjelaskan bahwa Baznas merasa perlu untuk memberikan penjelasan terbuka agar tidak terjadi kesalahpahaman. “Pertama, pembuatan dan penerbitan buku tersebut sama sekali tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui Baznas,” kata Sodik.

Ia juga menambahkan bahwa buku itu tidak ditulis atau diterbitkan oleh tim Baznas. Keterlibatan Baznas dalam peluncuran tersebut ada dalam konteks sinergi kelembagaan antara Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, dan MPR, bukan sebagai bentuk keterlibatan Baznas dalam politik praktis.

Sodik melanjutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto, baik sebagai pribadi maupun sebagai Kepala Negara, selama ini memberikan perhatian dan dukungan yang besar terhadap tugas dan fungsi Baznas. “Selain dukungan kebijakan, beliau juga mengamanahkan zakat, infak, dan sedekah pribadi kepada Baznas,” sambungnya.

Menurutnya, tim Baznas saat ini sedang memilih beberapa program unggulan yang akan disampaikan kepada rakyat Indonesia, bersumber dari dana pribadi tersebut. Sodik menekankan bahwa Baznas menghormati perhatian dan kritik masyarakat serta berkomitmen untuk menjaga amanah muzaki sebaik-baiknya.

“Terima kasih kepada para muzaki dan kepada masyarakat yang terus mengingatkan kami untuk menjaga amanah dan kepercayaan muzaki sebaik-baiknya,” pungkas Sodik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button