Politik

Budi Leksono Desak Direksi PDAM Surabaya Tingkatkan Layanan Air

Jakarta, Maret.id — Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, atau Buleks, mendesak Perumda Air Minum Surya Sembada untuk tidak membebankan konsumen terhadap penyediaan air yang diterima dalam kondisi keruh dan tidak sesuai dengan kualitas pelayanan.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam mengungkap sumber masalah tersebut agar masyarakat tidak merasa resah dan tidak ada pihak yang dijadikan kambing hitam.

Buleks mengungkapkan bahwa kualitas air yang buruk menyangkut kebutuhan pokok masyarakat. Oleh karena itu, penanganannya harus segera dilakukan agar pelanggan mendapatkan kepastian.

“Air yang mengalir ini kotor. Masa harus dihitung dengan meterannya yang harus keluar? Ibaratnya kita beli air bersih dikasih kotor, masa kotor itu harus dihitung,” tegas Buleks.

Menurutnya, masyarakat mengenal PDAM sebagai operator penyedia air bersih. Ketika terjadi gangguan pada kualitas air yang sampai ke pelanggan, PDAM harus memberikan penjelasan mengenai penyebab dan langkah penanganannya.

“Masyarakat harus diberikan pemahaman terkait dengan permasalahan yang ada. Karena apa pun, ini kan hak kebutuhan pokok masyarakat,” tuturnya.

Buleks meminta agar persoalan ini tidak dibiarkan berlarut. Ia mendorong penelusuran lebih lanjut terhadap sumber air baku yang disebut berasal dari Jasa Tirta dengan kualitas berbeda.

Ia menyatakan, jika gangguan kualitas air berkaitan dengan sumber dari Jasa Tirta, pihaknya akan melakukan konfirmasi lebih lanjut. “Kalaupun ini permasalahan Jasa Tirta, ya nanti kita juga akan konfirmasi,” sambungnya.

Buleks menekankan pentingnya keterbukaan untuk mengurai persoalan tersebut. PENJELASAN mengenai sumber gangguan, dampak terhadap pelanggan, dan langkah konkret untuk mencegah terulangnya kejadian serupa harus dipastikan.

“Secara transparan, itu permasalahannya itu di mana, yang harus kita benar-benar kupas,” imbuhnya.

Ia juga menyoroti potensi kerugian yang dialami pelanggan akibat air yang diterima tidak sesuai standar. Kepentingan konsumen harus menjadi perhatian utama dalam penyelesaian gangguan layanan.

Buleks berharap masalah ini menjadi catatan penting bagi jajaran direksi baru Perumda Air Minum Surya Sembada untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Di sisi lain, ia memberikan apresiasi terhadap respons cepat PDAM dalam menangani gangguan kualitas air. Penanganan yang cepat dinilai positif dan tidak menunggu masalah berlarut-larut.

“Alhamdulillah. Karena kan hitungan nggak sampai berhari-hari. Jadi, itu langsung kemarin ada sistem, ada cara yang langsung bisa diantisipasi dan kembali bersih,” kata Buleks.

Namun, ia juga meminta warga untuk tetap aktif melapor jika setelah penanganan masih ada air yang belum bersih. Laporan dari masyarakat penting untuk memastikan bahwa gangguan benar-benar tertangani.

“Jangan sampai nanti terus berlarut dengan adanya dampak dari limbah tersebut untuk dikonsumsi,” tandasnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button