Prabowo Dukung Tambah Anggaran Mitigasi, Kariyasa Minta Perbaikan

Jakarta, Maret.id — Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, I Ketut Kariyasa Adnyana, memberikan apresiasi terhadap arahan Presiden Prabowo Subianto untuk secara signifikan meningkatkan anggaran mitigasi bencana.
Kariyasa menilai, penambahan anggaran mitigasi bencana ini dapat menjadi momentum bagi pemerintah dalam memperbaiki sistem penanggulangan bencana secara menyeluruh.
“Jangan sampai pemerintah baru memperkuat mitigasi setelah bencana terjadi berulang kali,” ujar Kariyasa dalam keterangan resmi pada Rabu, 9 September 2026.
Ia mengingatkan bahwa kecukupan anggaran untuk kebencanaan harus menjadi perhatian serius.
Kariyasa menjelaskan, berbagai kejadian bencana sepanjang 2026 menunjukkan bahwa Indonesia memerlukan sistem kebencanaan yang mampu berjalan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.
“Kita tidak boleh terus menggunakan pendekatan ‘tunggu bencana, baru bergerak’. Jika kita tahu suatu wilayah memiliki risiko tinggi, maka kesiapsiagaannya harus dibangun jauh sebelum bencana terjadi,” tegas Kariyasa.
Di sisi lain, ia menambahkan bahwa kenaikan anggaran tidak otomatis menjadikan Indonesia lebih siap menghadapi bencana.
Pemerintah harus memastikan setiap tambahan anggaran dilengkapi dengan sasaran dan indikator yang jelas.
“Apakah peringatan dini semakin cepat? Apakah masyarakat tahu harus menyelamatkan diri ke mana? Apakah logistik tersedia? Apakah BPBD siap? Apakah pemerintah mampu merespons jika beberapa daerah mengalami bencana dalam waktu bersamaan?” kata Kariyasa.
Ia juga mendorong agar penambahan anggaran mitigasi menggunakan pendekatan risk-based budgeting.
Artinya, alokasi anggaran harus mempertimbangkan tingkat ancaman, jumlah penduduk yang terpapar, kerentanan wilayah, kapasitas pemerintah daerah, serta potensi kerugian yang dapat ditimbulkan.





