Politik

AMSI Minta Presiden Ubah Kemenpora Jadi Kementerian Olahraga

Jakarta, Maret.id — Angkatan Muda Satuan Karya Ulama Indonesia (AMSI) mengajukan permintaan kepada Presiden untuk merombak nama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menjadi Kementerian Olahraga (Kemeraga).

Usulan ini bertujuan untuk memisahkan urusan kepemudaan dari olahraga, sehingga kementerian yang menangani sektor olahraga dapat lebih fokus dalam menjalankan tugasnya.

AMSI juga menilai bahwa pembinaan pemuda memerlukan perhatian dan dukungan yang lebih jelas dari lembaga terkait.

Ketua Umum DPP AMSI, Ade Akbar Ghadafi, mengungkapkan bahwa saat ini perhatian Kemenpora di bawah pimpinan Erick Thohir lebih banyak terkonsentrasi pada kegiatan olahraga.

Dia menambahkan bahwa program pembinaan organisasi kepemudaan (OKP) belum mendapatkan dukungan anggaran yang memadai.

“Pak menteri sekarang lebih peduli terhadap kegiatan olahraga, kegiatan pembinaan pemuda tidak ada di anggaran, beda dengan kepemimpinan Menpora sebelumnya, yang menyeimbangkan pembinaan pemuda dan olahraga,” tutur Ade.

Pernyataan tersebut merujuk pada surat tertulis dari Plt. Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora, Hendro Wicaksono, yang menginformasikan bahwa dana untuk bidang kepemudaan sangat terbatas.

Sekretaris Jenderal DPP AMSI, Azrizal Nasri, menekankan perlunya perhatian terhadap kondisi ini, terutama ketika anggaran Kemenpora justru meningkat.

“Berdasarkan informasi anggaran yang menjadi rujukan AMSI, anggaran Kemenpora RI pada APBN 2025 berada di kisaran Rp 2,6 triliun dan pada 2026 mencapai sekitar Rp 4 triliun,” kata Azrizal.

AMSI berpendapat bahwa peningkatan anggaran seharusnya diimbangi dengan ruang yang lebih luas untuk program pembinaan pemuda dan kegiatan OKP.

“Ini penting mengingat OKP memiliki peran dalam pembinaan, pengembangan kapasitas, serta kepemimpinan generasi muda,” imbuhnya.

Pengajuan perubahan nomenklatur Kemenpora menjadi Kementerian Olahraga ini didorong sebagai langkah untuk memperjelas fokus kelembagaan dan memastikan pembinaan pemuda tetap mendapatkan perhatian yang memadai.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button