Politik

Indonesia Emas 2045 Perlu Diversifikasi Sumber Investasi

Jakarta, Maret.id — Investasi dan pembangunan infrastruktur tidak akan cukup untuk memicu industrialisasi Indonesia tanpa adanya sumber daya manusia (SDM) yang menguasai teknologi dan proses industri.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menekankan bahwa pengembangan SDM industri harus menjadi prioritas utama dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. “Visi Indonesia Emas 2045 tidak hanya bisa dicapai dengan pembangunan infrastruktur atau investasi modal,” kata Agus.

Menurutnya, investasi tersebut harus didukung oleh SDM yang memenuhi kebutuhan industri. “Harus ditopang oleh fondasi SDM Indonesia yang unggul, yaitu SDM yang menguasai teknologi, memahami proses industri, dan mampu beradaptasi terhadap perubahan yang cepat,” tegasnya.

Kementerian Perindustrian berupaya memperkuat pendidikan vokasi agar dapat mencetak lulusan yang memiliki kompetensi teknis, adaptif, inovatif, dan menonjol di tingkat global. Dalam hal ini, Kementerian telah menyelenggarakan pendidikan vokasi di 11 politeknik, dua akademi komunitas, dan sembilan SMK melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI).

Pendidikan vokasi tersebut menerapkan sistem ganda yang mengintegrasikan pembelajaran di satuan pendidikan dengan praktik langsung di industri. Pelaksana Tugas Kepala BPSDMI, Adie Rochmanto Pandiangan, menyebutkan bahwa kualitas pendidikan vokasi Kemenperin terlihat dari berbagai prestasi yang diraih siswa dan mahasiswa.

“Politeknik, akademi komunitas, maupun SMK di bawah naungan Kementerian Perindustrian telah meraih berbagai prestasi akademik maupun nonakademik yang membanggakan,” imbuh Adie.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button