Bahlil Berikan Komentar Terkait Potensi Reshuffle Kabinet

Jakarta, Maret.id — Perombakan Kabinet Merah Putih kembali menarik perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menanggapi potensi reshuffle kabinet yang mungkin terjadi menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo. “Menyangkut reshuffle, itu adalah hak prerogatif Bapak Presiden,” kata Bahlil di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16 September 2026.
Bahlil menegaskan bahwa Presiden memiliki kewenangan penuh untuk menentukan siapa yang masuk atau keluar dari Kabinet Merah Putih. “Setiap menteri, setiap wakil menteri, setiap anggota kabinet, diangkat atau diberhentikan kita harus hargai hak progresif Bapak Presiden,” tegas Bahlil.
Pergantian Purbaya menjadi Suahasil merupakan reshuffle terbaru di Kabinet Merah Putih, setelah Purbaya dilantik pada 8 September 2025 dan hanya setahun menjalankan jabatan tersebut. Presiden Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, pada 14 September 2026.
Pergantian ini memunculkan kembali pertanyaan mengenai kemungkinan perombakan kabinet lebih lanjut. Namun, Bahlil tidak memberikan indikasi mengenai nama atau posisi yang berpotensi berubah, dan mengisyaratkan bahwa keputusan sepenuhnya ada di tangan Presiden.





