Politik

Jokowi Tinjau Gereja Rusak di NTT, Minta Perbaikan Segera

Jakarta, Maret.id — Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi lokasi terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 17 September 2026. Salah satu titik yang dikunjungi adalah Gereja Santa Familia Lei di Desa Tuanggeo, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

Jokowi tiba di lokasi sekitar pukul 06.15 WITA dan disambut oleh Ketua Adat Franky Sanda dengan prosesi pengalungan kain adat Flores serta doa bersama.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyatakan perlunya perbaikan fasilitas dengan segera agar dapat digunakan kembali oleh masyarakat, “Iya harus diperbaiki, biar bisa dipakai lagi,” kata Jokowi.

Akibat dampak gempa, jemaat gereja sementara melaksanakan ibadah di tenda pengungsian. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Jokowi ke Pulau Palue untuk mengecek langsung kondisi masyarakat pascagempa di Flores.

Sehari sebelumnya, pada Rabu, 16 September 2026, Jokowi juga mendatangi Desa Rokirole untuk melihat rumah-rumah warga yang rusak parah akibat gempa. Dalam kunjungan tersebut, ia berdialog dengan warga yang masih tinggal di tenda pengungsian.

Gempa bumi dengan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026. Pulau Palue menjadi salah satu daerah yang mengalami dampak paling berat karena jaraknya yang dekat dengan pusat gempa.

Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan yang signifikan, dan banyak masyarakat yang memilih untuk tetap bertahan di tenda pengungsian karena khawatir terhadap gempa susulan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button