Kasus Keracunan MBG Makin Parah, BGN dan Polri Diimbau Waspada

Jakarta, Maret.id — Kasus keracunan yang terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menarik perhatian para politisi di Senayan.
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengungkapkan bahwa insiden keracunan di sejumlah daerah di Indonesia bukanlah hal sepele. Ia pun meminta kepada polisi untuk lebih intens dalam mengawasi pelaksanaan program yang menjadi andalan Presiden Prabowo Subianto.
“Polisi punya tanggung jawab besar dalam menjaga program MBG. Banyaknya kejadian keracunan yang makin parah, termasuk penemuan kelabang dan keracunan yang mematikan, menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih ketat di lapangan,” tegas Sahroni.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa evaluasi sistem memasak di dapur sangat penting. “BGN-Polri harus mulai mewaspadai kemungkinan adanya gangguan dari pihak yang ingin memberi kesan buruk terhadap program ini dan presiden. Walaupun ini masih sebatas asumsi,” sambungnya.
Legislator dari Nasdem ini juga meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menilai kasus demi kasus agar momen serupa tidak terulang kembali.
“Maka dari itu, selain BGN harus melakukan evaluasi, Polri juga harus lebih proaktif dan memperbanyak perannya dalam program MBG, mulai dari penjagaan di dapur hingga pengantaran. Potensi gangguan sangat ada di situ, dan yang terpenting adalah kasus-kasus yang ada harus diselidiki untuk menemukan sebab musababnya,” imbuh Sahroni.





