Politik

Rehabilitasi Sekolah, Bupati Lukman Janjikan Kualitas dan Ketepatan

Jakarta, Maret.id — Upaya Pemerintah Kabupaten Bangkalan dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan mendapat dukungan signifikan dari pemerintah pusat. Alokasi anggaran untuk rehabilitasi sekolah-sekolah di Kabupaten Bangkalan mengalami peningkatan yang berarti.

Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa pemkab sedang melakukan pendataan dan pemutakhiran kondisi sekolah. Ini dilakukan untuk memastikan intervensi pembangunan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Jumlah lokasi yang diusulkan untuk direhabilitasi semakin bertambah, mencapai hampir 180 sekolah. Penanganan tersebut diharapkan dapat menjangkau berbagai wilayah di Bangkalan, termasuk area timur, barat, utara, dan selatan.

“Kami berusaha selalu mengakses anggaran dengan kondisi riil yang kita presentasikan di pusat, sehingga alhamdulillah direspons dengan baik,” tuturnya. Lukman menegaskan pentingnya mendata ulang tingkat kerusakan sekolah agar penanganan tepat sasaran.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat acara Pembinaan Aktualisasi Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di Pendopo Agung Kabupaten Bangkalan. Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Menurut Lukman, dukungan anggaran yang besar ini menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemkab Bangkalan tidak hanya fokus pada jumlah sekolah yang direhabilitasi, tetapi juga pada kualitas pekerjaan yang dihasilkan.

“Saya minta ada standarisasi. Misalkan pintu harus fabrikasi, kemudian bagian pelubangan/kusen menggunakan PVC,” ujar Lukman. Dia menekankan bahwa standar lokal tersebut harus dipatuhi demi menjaga kualitas fisik bangunan.

Selain masalah teknis, Lukman juga menggarisbawahi persoalan status lahan yang seringkali menjadi kendala dalam pembangunan. Ia menekankan bahwa pemkab akan terus berupaya menyelesaikan persoalan administrasi agar tidak menghambat pelaksanaan program.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Fajar Riza Ul Haq, memberikan respon positif terhadap usulan dari Pemkab Bangkalan. Menurutnya, program revitalisasi dan rehabilitasi satuan pendidikan adalah perhatian pemerintah untuk memastikan lingkungan belajar yang aman dan layak bagi siswa.

“Pemerintah pusat melalui kementerian menyambut baik dan merespons positif usulan yang dipresentasikan oleh pak bupati beserta jajaran,” kata Fajar. Ia menekankan bahwa program ini merupakan prioritas presiden demi memastikan fasilitas pendidikan di daerah aman dan memadai.

Fajar juga menyampaikan bahwa penggunaan material dan komponen teknis bangunan sebaiknya mengikuti standar efisien, dengan tetap memperhatikan aspek kekuatan dan keamanan bangunan untuk jangka panjang.

Program rehabilitasi sekolah diharapkan tidak hanya berkisar pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung proses belajar mengajar.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button