Gavriel Novanto Kunjungi Sulsel Serap Aspirasi Kaderisasi

Jakarta, Maret.id — Calon Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPP AMPI), Gavriel Putranto Novanto, mengadakan kunjungan ke DPD I AMPI Sulawesi Selatan di Hotel Claro, Makassar, pada Minggu, 20 September 2026.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana yang penuh kehangatan dan sambutan langsung dari Ketua DPD I AMPI Sulawesi Selatan, Andi Nurhaldin Nurdin Halid, beserta jajaran pengurus DPD I AMPI Sulsel.
Acara ini diharapkan menjadi momentum yang penting untuk mempererat hubungan dan membuka dialog konstruktif bagi masa depan organisasi yang lebih baik. “Kami menyambut hangat kehadiran Mas Gavriel di Sulawesi Selatan. Silaturahmi hari ini membuktikan komitmen untuk membangun AMPI dengan mengedepankan asas kekeluargaan dan saling mendengar,” kata Andi Nurhaldin.
Dalam forum tersebut, AMPI Sulsel menyampaikan beberapa aspirasi dan catatan strategis kepada Gavriel Novanto mengenai tata kelola organisasi di tingkat pusat. Salah satu poin utama adalah penguatan kapasitas kader melalui program Kaderisasi Fungsional (Karsinal) yang terstruktur oleh DPP.
AMPI Sulsel meyakini bahwa Karsinal adalah kawah candradimuka yang krusial untuk mencetak kader muda yang terampil dan siap berkontribusi di masyarakat. Andi Nurhaldin juga menekankan pentingnya reformasi birokrasi internal di tubuh DPP AMPI.
Ia mengingatkan agar DPP tidak lagi menghambat proses administratif di daerah atau mencampuri pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Menanggapi aspirasi tersebut, Gavriel Novanto menanggapi positif masukan dari AMPI Sulawesi Selatan.
Baginya, kritik dan aspirasi tulus dari daerah adalah kunci untuk transformasi AMPI. “AMPI adalah rumah bersama. Masukan mengenai penguatan Karsinal serta keterbukaan proses Musda akan menjadi komitmen prioritas kita bersama demi mengembalikan kejayaan AMPI,” ungkap Gavriel.
Pertemuan di Hotel Claro Makassar ditutup dengan komitmen menjaga soliditas dan keharmonisan hubungan antara pusat dan daerah, serta mengawal regenerasi AMPI menuju babak baru kepemimpinan nasional.





