Deni Wicaksono: Manuver Media Sosial Wajib PDI

Jakarta, Maret.id — Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menegaskan bahwa seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan diharapkan memiliki akun media sosial sebagai bagian dari strategi komunikasi politik menuju Pemilu 2029. Pernyataan ini disampaikan Deni saat menghadiri pelantikan PAC di Kabupaten Pacitan yang berlangsung di Kantor DPC PDIP Pacitan pada hari Rabu, 20 Mei 2026.
Pentingnya Media Sosial bagi Partai
Deni menyampaikan bahwa penguatan media sosial dinilai sangat penting karena mayoritas pemilih di Pemilu 2029 diperkirakan berasal dari generasi milenial dan Gen Z. “Seluruh pengurus PAC wajib hukumnya punya medsos. Jadi kalau nanti tidak bisa, bisa kemudian dibantu dibuatkan DPC atau sekretariat DPC untuk membuat medsos,” tegasnya.
Dia menekankan bahwa partai perlu proaktif membangun komunikasi dengan generasi muda sejak dini agar tidak tertinggal dalam persaingan politik di masa depan. Deni mengingatkan, pelajar yang saat ini di bangku SMP akan menjadi pemilih aktif pada Pemilu 2029.
Mendorong Kreativitas dan Inovasi Kader Muda
Menanggapi hal tersebut, Deni mengajak kader muda di Pacitan untuk mulai aktif dalam membangun kreativitas dan inovasi, terutama dalam pemanfaatan media sosial. Menurutnya, ruang digital kini menjadi arena utama pertarungan gagasan politik. “Anak-anak muda khususnya harus punya kreativitas, inovasi, agar PDI Perjuangan di Kabupaten Pacitan bisa lebih diterima,” ujarnya.
Deni menjelaskan bahwa pengurus PAC minimal harus memiliki akun di tiga platform media sosial utama, yaitu Instagram, Facebook, dan TikTok. “DPD PDI Perjuangan Jawa Timur akan membantu menyediakan konten yang nantinya dapat dibagikan ulang oleh kader di daerah,” jelasnya.
Regenerasi dan Adaptasi dalam Partai
Selanjutnya, Deni menekankan pentingnya regenerasi di tubuh partai. Ia menganggap bahwa reorganisasi dan restrukturisasi kepengurusan adalah langkah strategis agar PDI Perjuangan lebih siap menghadapi perkembangan zaman. “Reorganisasi, restrukturisasi, regenerasi di partai harus berjalan. Arahan dari DPD partai untuk keterlibatan anak muda di kepengurusan partai ini harus dilakukan,” tegasnya.
Deni menyoroti bahwa sekitar 60 persen pemilih pada Pemilu 2029 merupakan generasi milenial dan Gen Z, sehingga partai perlu memberikan ruang yang lebih besar bagi kader muda. “Kita harus memberikan ruang dan kesempatan kepada anak-anak muda, serta warna partai juga harus mulai bisa sedikit berubah,” tambahnya.
Ketua DPC PDI Perjuangan Pacitan, Heru Setyanto, juga menyampaikan bahwa proses penjaringan dan konsolidasi PAC telah dilakukan sesuai dengan mekanisme partai di 12 kecamatan di Pacitan. Ia berharap pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat tanggung jawab ideologis kader terhadap rakyat dan partai. “PAC adalah ujung tombaknya PDI Perjuangan menuju Kabupaten Pacitan,” ujarnya.
Heru menutup, mengharapkan kekompakan dan kebersamaan antar kader dapat berkontribusi dalam kesuksesan PDI Perjuangan di masa mendatang.





