DPR Komisi X Soroti Kesiapan BPS Kelola Big Data Statistik

Jakarta, Maret.id — Kesiapan Badan Pusat Statistik (BPS) dalam mengelola sumber data yang semakin kompleks mendapatkan sorotan dari Anggota Komisi X DPR RI, Ratih Megasari Singkarru, yang berasal dari Fraksi Partai NasDem.
Ratih menekankan bahwa kemajuan teknologi dan munculnya berbagai sumber data baru memerlukan penguatan sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur teknologi informasi (TI) di BPS. “Kalau kita ngomongin big data, saya hanya punya rasa insecure, sebenarnya BPS kita siap enggak sih untuk mengelola data sebesar dan sekompleks itu?” ujar Ratih.
Ia juga mempertanyakan kemampuan BPS dalam mengintegrasikan hasil sensus, data administrasi, serta big data dari berbagai platform digital. Legislator dari Sulawesi Barat ini menegaskan bahwa tantangan ini tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga dengan ketersediaan tenaga statistik yang masih belum merata di seluruh Indonesia.
“Jumlah dan juga sebaran tenaga statistik di seluruh Indonesia sebenarnya masih kurang dan juga belum rata,” imbuhnya. Ratih menggarisbawahi pentingnya kapasitas pendidikan statistik dalam memenuhi kebutuhan tenaga statistik nasional.
Ia mengusulkan agar perlu dilakukan kajian lebih lanjut mengenai daya tampung pendidikan statistik saat ini. “Perlu diperluas, termasuk melalui pembukaan program studi statistik di berbagai daerah,” tuturnya. Selain itu, Ratih juga menekankan perhatian terhadap kesiapan infrastruktur TI BPS dalam menghadapi volume dan kompleksitas data yang terus meningkat.
“Bagaimana tata kelola SDM dari infrastruktur IT BPS ke depannya yang bisa kita atur di dalam RUU Statistik,” kata Ratih. Ia berharap agar pembahasan RUU Statistik dapat memperkuat fondasi kelembagaan statistik nasional, baik dari sisi SDM maupun infrastruktur TI.
“Dengan dukungan SDM yang memadai dan infrastruktur TI yang kuat, data statistik dapat semakin akurat, relevan, dan mampu menjadi dasar penyusunan kebijakan yang tepat,” tegasnya.





