Novita Hardini: Krisis Air Bersih Butuh Peran Negara dan Masyarakat

Jakarta, Maret.id — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Novita Hardini menegaskan pentingnya penanganan krisis air bersih yang melibatkan peran negara dan masyarakat. Ia menekankan bahwa akses air bersih tidak boleh menjadi beban bagi warga yang terkena dampak kekeringan.
Novita mengapresiasi gerak cepat Relawan Kawulo Alit PDI Perjuangan yang memetakan kebutuhan masyarakat, sehingga bantuan dapat terdistribusi ke wilayah yang paling membutuhkan. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia bersama relawan menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Ngulan Etan, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, pada Jumat pekan lalu.
Bantuan yang berupa distribusi air bersih menggunakan armada tangki ini menyasar beberapa titik permukiman yang terdampak. Beberapa warga tampak membawa jeriken dan wadah lainnya untuk mendapatkan pasokan air bagi kebutuhan sehari-hari.
“Bagi warga yang mengalami keterbatasan sumber air, bantuan ini merupakan respons langsung untuk memenuhi kebutuhan dasar selama musim kemarau,” ujar Novita.
Ia menekankan, “Air bersih adalah kebutuhan primer yang tidak boleh berubah menjadi kemewahan bagi masyarakat,” kata Novita. Kondisi kekeringan yang terjadi saat ini memperburuk akses warga terhadap sumber air.
Menurut Novita, penanganan masalah kekeringan tidak dapat dilihat hanya sebagai masalah teknis distribusi air. Hal ini memerlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat yang terlibat langsung di lapangan.
Ia juga menghargai inisiatif Relawan Kawulo Alit PDI Perjuangan yang aktif memetakan wilayah terdampak. Pemetaan ini dinilai krusial agar bantuan dapat efektif dan tepat sasaran.
Relawan Novita Hardini Peduli berkomitmen untuk terus hadir di masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti kekeringan. Kolaborasi antara wakil rakyat dan relawan di lapangan dipandang penting untuk melakukan respons kemanusiaan secara cepat dan akurat.
Menurut mereka, kepedulian terhadap warga perlu diwujudkan dalam tindakan konkret. “Kondisi darurat membutuhkan tindakan nyata agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi,” imbuh seorang relawan.
Pemerintah Desa Ngulan Etan dan warga setempat mengungkapkan rasa syukur atas bantuan air bersih yang diberikan. Mereka menilai pasokan air tersebut sangat membantu meringankan beban dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga di tengah minimnya sumber air.
Novita juga menegaskan bahwa penyaluran bantuan tidak akan berhenti di Desa Ngulan Etan. Beberapa wilayah lain yang telah teridentifikasi mengalami masalah krisis air bersih juga akan menjadi fokus dalam penyaluran bantuan selanjutnya.
“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang merasa menghadapi kekeringan sendirian,” tegas Novita. “Ketika rakyat membutuhkan, gotong royong harus hadir dan negara harus memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.”





