Dewanti Rumpoko Ingatkan Investasi di Malang Raya tanpa Rusak Lingkungan

Jakarta, Maret.id — Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Dewanti Rumpoko, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara investasi dan perlindungan lingkungan di kawasan Malang Raya.
Dewanti mengingatkan bahwa ekspansi investasi harus disertai kesiapan infrastruktur, konektivitas, dan pengendalian tata ruang. “Pemerintah daerah harus memperkuat pengendalian tata ruang agar kepentingan investasi tidak menggeser fungsi kawasan lindung,” imbuh Dewanti.
Mantan Wali Kota Batu ini memberikan catatan kritis terhadap proyek-proyek besar di Malang Raya. Ia menilai proyek seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari harus dikawal dengan ketat agar prinsip pembangunan berkelanjutan terpenuhi.
“Selama ini regulasi tata ruang sering kali kalah oleh kepentingan investasi jangka pendek. Ini yang harus kita ubah bersama,” kata Dewanti. Ia meminta pemerintah provinsi dan kabupaten/kota untuk duduk bersama dalam memperkuat sinkronisasi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
Pengendalian alih fungsi lahan, terutama di kawasan dengan fungsi perlindungan lingkungan, harus menjadi perhatian utama. Menurutnya, meski investasi penting untuk pertumbuhan ekonomi, pembangunan tidak boleh mengesampingkan daya dukung lingkungan dan kepentingan masyarakat jangka panjang.
Dewanti juga menekankan bahwa geliat investasi di Malang Raya tidak akan optimal tanpa dukungan infrastruktur yang memadai. Ia mencontohkan pentingnya peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan akses jalur penghubung strategis.
“Masifnya investasi di sektor pariwisata atau industri harus diikuti dengan infrastruktur yang matang. Pembangunan jalur transportasi adalah instrumen utama dalam mendatangkan investor baru dan memperkuat sektor UMKM lokal,” ujar Dewanti.
Ia mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur harus dirancang secara terintegrasi dengan tata ruang dan kebutuhan masyarakat. “Jangan sampai pembangunan akses baru justru memunculkan persoalan lingkungan,” tegasnya.
Dewanti juga menekankan pentingnya manfaat ekonomi dari investasi bagi masyarakat sekitar. Ia tidak ingin proyek investasi hanya menghasilkan angka statistik tanpa dampak nyata bagi warga. “Investasi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” sambungnya.
Keterlibatan UMKM lokal, tenaga kerja setempat, serta pelaku ekonomi masyarakat harus menjadi bagian dari ekosistem investasi di Malang Raya. Dengan pendekatan ini, diharapkan investasi dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sambil menjaga lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.





